Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Entertainment

Transformasi dr Richard Lee dari Miskin, Jelek dan Bodoh hingga Sukses Kaya Raya, Ini Titik Baliknya

Inilah transformasi dr Richard Lee yang namanya makin disorot setelah berseteru dengan artis Kartika Putri.  

Tayang:
Editor: Musahadah
youtube dr Richard Lee
Transformasi dr Richard Lee dari miskin kini miliki 9 klinik kecantikan. Ternyata titik balik kehidupannya berawal di sini. 

SURYA.CO.ID - Inilah transformasi dr Richard Lee yang namanya makin disorot setelah berseteru dengan artis Kartika Putri.  

Dr Richard Lee yang kini dikenal setelah memberikan edukasi soal skincare dan review krim abal-abal itu ternyata memiliki masa lalu yang sangat kelam, 

Bahkan dr Richard Lee yang beberapa waktu lalu diperiksa polisi karena laporan Kartika Putri ini menyebut dirinya jelek, kere dan bego alias bodoh. 

Di Channel Youtube-nya, dr Richard Lee mengurai transformasi hidupnya mulai dari  masa terberatnya, hingga kini memiliki 9 klinik kecantikan yang tersebar di sejumlah kota di Indonesia. 

Berikut perjalanan hidupnya: 

1. Tinggal di rusun paling murah

Sosok Makcomblang Ayu Ting Ting dan Adit Jayusman Posting Kalimat Pedas, Pasca Tahu Batal Nikah

Biodata Husein Suat, Mahasiswa Unpatti yang Tewas Dianiaya: Si Kembar, Ketua DPM Prestasinya Moncer

Kartika Putri dan dr Richard Lee yang sedang berseteru
Kartika Putri dan dr Richard Lee yang sedang berseteru (KOLASE Instagram @kartikaputriworld/YouTube dr Richard Lee, MARS)

Dr Richard Lee mengaku masa kecilnya dihabiskan di sebuah rumah susun yang disewa keluarganya di Palembang

"Saya lahir dari keluarga tidak berada, di bawah garis kemiskinan," akunya.

Rusun yang ditempati itu rusun yang paling murah karena tempatnya paling jauh dari jalan dan paling atas atau di lantai 5. 

"Dan itu ngontrak, bukan milik sendiri," akunya.

Tak hanya tempat tinggalnya yang memilukan, prestasi sekolahnya juga sangat mengenaskan. 

Ketika SD dan SMP dia menempati rangking 28 dari 32 siswa di kelasnya. 

"Matematika 5. banyak yang merah. Paling cuma nilai 8  itu komputer," akunya.

2. Jadi pintar saat SMA

Kondisi di SD dan SMP itu berubah ketika dia masuk SMA Xaverius 1 yang notabene sekolah terbaik di kotanya.

Diakui RIchard dia bisa masuk ke sekolah itu karena dibantu pihak agamanya. 

Dia juga mendapat potongan biaya karena memang kondisi ekonominya yang terpuruk. 

 Di sekolah itu, dia mengenal seorang teman bernama Yudistira yang mengubah hidupnya. 

Yudistira mengajaknya berlomba-lomba untuk berprestasi.  

Yudistira juga yang mengubahkan dari siswa bodoh menjadi siswa yang haus belajar dan prestasi.

"Dari ulangan harian sampai umum, saya tidak buat kesalahan.

Sehebat itu dalam bidang IPA terutama Matematika, Fisika," katanya. 

Kehebatannya di Matematika membuatnya bisa mewakili sekolah untuk mengikuti Olimpiade. 

Dari situ lah dia akhirnya dikenal sebagai Richard yang jago Matematika.

Meski demikian, kondisi keluarganya tidak berubah. 

Meski sudah pindah dari rusun, namun rumah yang ditempati juga jauh dari kata layak. 

"Rumah kayu, gak pakai keramik tapi cuma semen. Biasa kipas angin berbagi.

Kamar mandi jongkok, pintu dari kayu," akunya. 

3. Batal masuk FKUI

Perjalanan hidupnya berlanjut ketika dia lulus SMA. 

Saat itu dia sangat berambisi bisa masuk ke Fakultas Kedokteran UI. 

Bukan tanpa alasan dia memilih FKUI karena hasil try out, nilainya selalu di atas standar yang bisa masuk di FKUI. 

Namun, ketika niat itu disampaikan ke orangtuanya, justru dia ditentang keras. 

Ayah Richard menentang karena khawatir tidak bisa membiayai kuliahnya sampai lulus. 

Saat itu dia frustasi dan hampir mengubur cita-citanya menjadi dokter. 

Namun, dia terus membujuk sang ayah untuk tetap bisa kuliah di Fakultas Kedoteran.

Sampai akhirnya dia mendaftar di Fakultas Kedokteran, Universitas Sriwijaya dan diterima. 

Dia masih ingat saat itu biaya kuliah FK Unsri sangat murah, SPP hanya Rp 240 ribu per semester dan uang masuk Rp 20 juta. 

"Semua mahasiswa bayar cash. Tapi papa saya datang ke kampus meminta agar bisa nyicil sepanjang 1 tahun," akunya.

Untuk membantu biaya kuliah, dr Richard bekerja mengajar privat. 

Akhirnya kuliah kedokteran pun diselesaikan dengan baik.

"Tapi tetap saya gak punya rumah, mobil dan motor. Tetap ngontrak dan tetap miskin," akunya. 

4. Titik balik hidupnya

Titik balik hidup dr Richard mulai berubah ketika dia bekerja di perusahaan PT Sinar Mas Grup. 

Saat itu dia menjadi dokter di sebuah klinik kecil milik perusahaan tersebut. 

Melihat kondisi klinik yang sangat terbatas terutama oibat-obatan, dr Richard pun mengusulkan perbaikan ke perusahaan. 

Dia mengusulkan sebuah sistem kesehatan di perusahaan itu yang  memisahkan klinik dengan perusahaan dan dikelola secara profesional. 

Ternyata usulan brilian dokter Richard itu diapresiasi luar biasa oleh perusahaan hingga dia bisa mengembangkan klinik menjadi pesat. 

Prestasi dr RIchard mengelola klinik itu membuat namanya makin dikenal dan mendapat tawaran menarik dari perusahaan lain. 

"Banyak perusahaan yang telpon, kirim tiket, voucher hotel.

Banyak yang nawari gaji yang gila-gilaan. Berkali-kali lipat.

Saya mau keluar, tapi dihalangi," katanya. 

Richard mengaku dari Sinar Mas inilah dia berkembang dan mendapat kesempatan untuk belajar manajemen hingga akhirnya meyelesaikan S2 manajemen RS. 

Dari Sinar Mas ini juga kehiduipan ekonominya berubah drastis. 

Dia sudah bisa membeli rumah, mobil, bahkan menikmati kenikmatan dunia yang tak pernah diecap sebelumnya. 

Dia juga bisa membelikan rumah dan mobil untuk orangtuanya. 

5. Miliki 9 klinik kecantikan

Saat masih bekerja di SInar Mas, dr RIchard mulai berinvestasi dengan membuka apotik dan klinik kecantikan. 

Klinik kecantikan bernama Athena itu dikelola sang istri dan saat itu baru memiliki 2 bed. 

Dr Richard awalnya menolak mengelola klinik itu karena masih sibuk di Sinar Mas. 

Sampai akhirnya di tahun ke satu setelah klinik dibuka, dia luluh bujukan sang istri untuk mengelola klinik tersebut. 

Saat itu lah, klinik ini berkembang pesat dari yang hanay memiliki 2 bed menjadi 26 bed. 

"Saat buka di Medan, pasiennya ramai. Akhirnya buka di Jakarta, Tangerang, Lampung, di Makassar.

Bangga banget," katanya.

Hingga kini, Richard telah memiliki 9 klinik kecantikan di sejumlah kota di Indonesia. 

KIni, setelah sukses Richard masih memiliki cita-cita untuk terus bisa menginspirasi banyak orang. 

"Saya juga ingin membuat banyak dr Richard, dr Richard baru yang sukses dengan kerja keras, gairan dan kreativitas," pungkasnya. 

Lihat video: 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved