Rabu, 8 April 2026

Berita Gresik

Gus Yani Akan Sinergikan Pendidikan, Pemerintahan dan Perusahaan untuk Serap Tenaga Kerja di Gresik

Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani akan memaksimalkan keberadaan BLK Disnake dan SMK untuk menciptakan SDM yang handal

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani saat memberikan sambutan di Musyawarah Kabupaten VII Kadin Gresik, beberapa hari lalu. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani akan memaksimalkan keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk menciptakan SDM yang handal dan lebih siap kerja.

Selain itu, para perusahaan diminta untuk menyampaikan SDM seperti apa yang dibutuhkan.

Gus Yani sapaan akrabnya, mengaku perlu dibangun SDM yang siap untuk terjun di dunia kerja.

Menurutnya, berkaca dari data pengangguran yang tinggi di kota industri ini, harus ada sinergitas antara dunia pendidikan, pemerintahan dan perusahaan.

Bupati muda berusia 35 tahun ini, sudah mendengar sendiri keluhan dari Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, Adik Dwi Putranto saat berkunjung ke Gresik beberapa waktu lalu. Untuk merekrut tenaga kerja, kebanyakan tidak sesuai yang dibutuhkan. Diibaratkan, memesan pecel yang datang rawon.

"Tentu ada strategi yaitu pendidikan, bisa kolaborasi dengan korporasi yang ada. Korporasi butuh SDM yang seperti apa ? Kami harus ciptakan hal yang baru. keajaiban tidak bisa diraih dengan hal yang berulang-ulang. Kebutuhan industri apa, SMK jurusan lab kimia, kami sesuaikan. SDM bersifat digitalisasi kami harus bikin. Pendidikan diatur, pemerintah harus siap," ucapnya.

Sedangkan di sisi pemerintah, lanjut Gus Yani, jangan sampai seperti gugur keajaiban.

Saat menjabat Ketua DPRD Gresik, dia diajak mahasiswa melihat gedung BLK Gresik. BLK, kata Gus Yani, seakan seperti slogan yang difoto.

Gresik adalah kota industri, mulai dari Driyorejo hingga Ujungpangkah. Terlihat lulusan SMK sangat besar dengan harapan lulus dari SMK msndapatkan pekerjaan.

Selain tenaga kerja, persoalan lain yang masih terjadi di Gresik adalah Banjir Kali Lamong yang rutin terjadi setiap tahun. Juga angka kemiskinan dan pengangguran.

"Mudah-mudahan 17 Februari besok dilantik, lancar, Gresik baru harapan masyarakat kita, Gresik baru milik kita semua. Kita langsung tancap gas," tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, angka pengangguran di Gresik sepanjang tahun 2020, sebanyak 36 ribu lebih. Sedangkan jumlah perusahaan yang berdiri di Gresik sekitar 1.300an.

Mengurangi pengangguran masuk dalam progam Nawa Karsa atau sembilan program prioritas pasangan Gus Yani - Aminatun Habibah (NIAT).

Sembilan program itu adalah, Gresik Akas, Gresik Seger, Gresik Mapan, Gresik Agropolitan, Gema Karya, Gresik Cerdas , Gresik Sehati, Gresik Barokah dan Gresik Lestari.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved