Breaking News:

Berita Surabaya

Selama Januari 2021, Ada 408 Kasus Penyakit Demam Berdarah Dengue di Jatim

Jumlah penderita DBD ini tercatat turun jika dibandingkan pada bulan yang sama di tahun 2020.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id
Nyamuk aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Selama Januari 2021 tercatat ada 408 kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayah Jawa Timur dengan jumlah kematian sebanyak empat orang.

Kepala Dinkes Jatim Herlin Ferliana mengungkapkan jumlah penderita DBD ini tercatat turun jika dibandingkan pada bulan yang sama di tahun 2020.

Yakni jumlah penderita DBD saat itu sebanyak 1.074 orang. Sementara jumlah kematiannya sebanyak 13 orang.

"Jumlah kasus DBD tertinggi bulan Januari 2021, yaitu Kabupaten Situbondo sebanyak 114 kasus, Kabupaten Bondowoso sebanyak 42 kasus, Kabupaten Jember sebanyak 28 kasus, disusul Kabupaten Kediri sebanyak 13 kasus dan Kabupaten Magetan sebanyak 23 kasus,"paparnya.

Sedangkan jumlah kematian DBD tertinggi pada bulan Januari 2021, masing masing dari Kabupaten Pamekasan sebanyak dua orang, Kabupaten Situbondo sebanyak satu orang, dan Kota Malang sebanyak satu orang.

Cara Daftar Akun KIP Kuliah 2021 Via Login kip-kuliah.kemdikbud.go.id, Dapat Tunjangan & Bebas Biaya

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan : Pers Bagian Terdepan Edukasi Masyarakat di Tengah Pandemi

Vaksinasi Tahap Pertama di Kota Blitar 85,90 Persen, Jumlah Sasaran Bertambah 300 Orang

"Adapun pada bulan Februari 2021 penderita penyakit DBD yang telah dilaporkan ada sebanyak 10 orang, tanpa ada kasus kematian," tuturnya.

Herlin menjelaskan pihaknya bersama Dinkes kabupaten/kota telah melakukan upaya mencegah DBD dengan meningkatkan peran masyarakat dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M juga melalui kegiatan satu rumah satu jumantik.

"Selain itu kami melakukan promosi kesehatan melalui berbagai media, koordinasi dengan sektor terkait dalam upaya pencegahan penyakit DBD juga surveilans kasus DBD di daerah," tuturnya.

Dinkes Jatim juga menyiapkan sarana pelayanan kesehatan, tenaga dan logistik dalam upaya pengendalian penyakit DBD, serta menerapkan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur tanggal 28 Oktober 2020 tentang Kewaspadaan DBD di musim hujan.

"Untuk mendukung Kegiatan PSN maka saat ini digiatkan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik yaitu meningkatkan peran serta dan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan setiap keluarga untuk pemeriksaan, pemantauan, pemberantasan jentik nyamuk," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved