Jumat, 17 April 2026

Sosok

Desy Dwi Andiyani, Tidak Ragu Memulai Meski Jadi yang Pertama

Desy Dwi Andiyani mengaku, tidak ragu untuk memulai bisnis meski menjadi yang pertama dalam hidupnya.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Cak Sur
Istimewa
Desy Dwi Andiyani 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Memulai usaha sendiri tentu tidak mudah, banyak orang yang ragu atau takut saat akan memulai bisnis. Tapi hal itu tidak berlaku pada Desy Dwi Andiyani (23).

Gadis yang baru saja lulus dari Program Studi Akuntansi Universitas Narotama Surabaya ini mengaku, tidak ragu untuk memulai bisnis meski menjadi yang pertama dalam hidupnya.

“Saya itu suka sekali dengan dunia fashion, khususnya hijab. Sering sekali belanja kebutuhan fashion dan hijab di toko offline maupun online. Sampai kemudian pada Juni 2020, terpikir untuk iseng-iseng jadi dropshipper produk hijab di salah satu situs belanja online,” ungkap gadis kelahiran 1 Desember 1997 itu, Rabu (10/2/2021).

Dari situ, kecintaannya pada fashion dan hijab membuat Desy bersemangat untuk menjalankan usahanya sembari mencari pekerjaan pasca lulus dari kuliah.

“Di masa pandemi kan susah juga mencari pekerjaan, jadi waktu itu saya lanjutkan berjualan hijab online dan serius menjalankannya. Sampai sekarang, saya sudah punya store hijab offline sendiri meskipun masih menjadi reseller,” kata perempuan berzodiak Sagitarius ini.

Selama menjalankan usahanya, Desy menerapkan ilmu Akuntansi yang ia dapatkan selama kuliah untuk mengatur keuangan.

Awalnya, Desy sempat kesulitan dan tidak membedakan antara uang pribadi dan uang hasil usaha. Ia juga pernah kesulitan menghitung laba yang ia dapatkan setiap bulan.

“Saya sempat memakai uang hasil usaha untuk keperluan pribadi, sehingga keuangan berantakan. Jadi tidak ketemu hasil penjualan bulanannya berapa. Dari situ saya sedikit demi sedikit memperbaikinya dengan bekal ilmu Akuntansi yang saya miliki,” ujar alumnus SMAN 3 Pamekasan itu.

Desy, bahkan telah membuat 2 rekening sekaligus untuk membedakan rekening pribadi dan rekening usahanya.

Di samping itu, ia juga melakukan pencatatan sederhana untuk mengatur keuangan demi kemajuan bisnisnya.

Desy mengungkapkan cara dapat menjalankan bisnis, ialah dengan berani mencoba memulai dan tidak takut gagal.

“Mental pebisnis harus kuat. Jangan takut gagal dan harus sabar. Karena sukses butuh proses dan perjuangan. Jadi harus tetap sabar dan semangat,” tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved