Breaking News:

Berita Surabaya

Awas, Isolasi Mandiri Diam-diam di Apartemen Bisa Dikenai Sanksi Denda Oleh Pemkot Surabaya

Fenomena pasien yang melakukan isolasi mandiri diam-diam di hotel atau apartemen terus menjadi perhatian di Pemkot Surabaya.

SURYA.CO.ID/Yusron Naufal Putra
Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Hingga saat ini, fenomena pasien yang melakukan isolasi mandiri diam-diam di hotel atau apartemen terus menjadi perhatian di Pemkot Surabaya.

Pembahasan terus dilakukan, Pemkot Surabaya tengah memikirkan terkait teknis pengawasan hingga rencana sanksi denda yang akan dilakukan.

Tak main-main, 2 OPD Pemkot Surabaya melakukan pembahasan. Yaitu, Satpol PP untuk apartemen, lalu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk hotel.

"Kami rapatkan bagaimana proses pengawasannya," kata Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto saat dikonfirmasi, Rabu (10/2/2021).

Mekanismenya tengah dibahas. Sebab, Pemkot Surabaya mengaku tak ingin ada pasien yang secara sembunyi-sembunyi menjalankan isolasi mandiri di hotel maupun apartemen tanpa memberi tahu terlebih dahulu.

Untuk apartemen, sejauh ini, Eddy menyebut, pihaknya sudah mendapatkan poin dari hasil rapat.

Secara garis besar, pasien yang ingin melakukan isolasi mandiri di apartemen harus melapor terlebih dahulu pada pengelola sebelum masuk.

Kemudian, pengelola melapor pada Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya. Barulah dilakukan assesment, terkait kelaikan apakah memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri.

Menurut Eddy, ketentuan itu tengah disusun secara tertulis. Aturan itu, bakal dibarengi dengan ketegasan agar tak ada yang melanggar. Jika dilanggar, bakal ada rincian sanksi baik untuk sang pasien maupun pengelola.

Eddy mengatakan, pihaknya tengah menunggu regulasi berupa perubahan Perwali untuk dapat memberlakukan ketentuan sanksi itu.

Halaman
12
Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved