Breaking News:

Berita Surabaya

Sekolah di Kota Surabaya Tunggu Petunjuk Teknis Standar Kelulusan Siswa SMA/SMK

Standar kelulusan jenjang SMA/SMK telah ditentukan Mendikbud sebagai pengganti ditiadakannya UN.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/sulvi soviana
Foto Ilustrasi, siswa SMAN 9 Surabaya menjalani hari pertama Ujian Satuan Pendidikan Berbasis Komputer dan Smartphone (USP-BKS), Senin (2/3/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Standar kelulusan jenjang SMA/SMK telah ditentukan Mendikbud sebagai pengganti ditiadakannya UN.

Penentuan kelulusan pun dilakukan oleh satuan pendidikan masing-masing.

Meski begitu, sekolah harus mengganti bentuk ujian berupa portofolio yang meliputi evaluasi nilai rapor, nilai sikap atau perilaku, dan prestasi.

Selain itu penugasan tes secara luring atau daring, dan bentuk kegiatan penilaian yang ditetapkan oleh satuan pendidikan

Kepala SMKN 6 Surabaya, Bahrun mengungkapkan jika hingga saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim tentang pelaksanaan ujian.

"Kalau dari hasil rapat dengan bidang SMK (Dindik Jatim), rencananya akan dilaksanakan akhir Februari atau akhir April. Itupun untuk ujian kompetensi siswa," ujarnya.

Seandainya ujian kompetensi (praktek) dilakukan secara luring, kata Bahrun, akan ada penyesuaian jam dan jumlah siswa.

Sebab, untuk praktek keahlian SMK tidak bisa dilakukan secara mandiri, jika ujian dilakukan secara online karena alat yang dimiliki siswa sangat terbatas.

Ia mencontohkan seperti jurusan kecantikan siswa akan mencari model secara mandiri, dan melakukan praktek disekolah.

"Saya minta ketua jurusan untuk menyesuaikan keadaan jika mau praktek. Kalau memang dibutuhkan silahkan didatangkan siswanya untuk memenuhi ujian praktek. Ya lng penting ada ijin dari orang tua. Kapasitas juga tidak seperti biasa," terangnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved