Berita Lamongan
Tanpa Bantuan Petugas, Warga Lamongan Bisa Cetak Dokumen Kependudukan Setiap Saat
Pemohon tidak lagi terpancang jam kerja kantoran. Bahkan kini tidak mengenal waktu, bisa sewaktu-waktu mengurus adminuk dengan memakai mesin ADM.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Upaya memberikan pelayanan cepat dan profesonal kepada masyarakat terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Lamongan.
Tidak hanya pelayanan di tingkat kecamatan, Dispendukcapil kini juga menambah tiga unit mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) untuk mempercepat pembuatan dokumen kependudukan.
Tiga unit mesin ADM itu tidak berbeda dengan ATM (anjungan tunai mandiri). Bedanya, ADM ini adalah mesin yang bisa memproses dan mencetak dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) tanpa harus melibatkan petugas di loket.
"Penambahan mesin ADM tersebut guna mempermudah dan mempercepat proses pengurusan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk), seperti KTP elektronik, akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), dan akta kematian, " kata Kepala Dispendukcapil Lamongan, Sugeng Widodo kepada SURYA, Senin (8/2/2021).
Dengan penambahan ADM tersebut, masyarakat lebih mudah mengurus adminduk. Dan keberadaan ADM ini memang menjadi langkah revolusioner dalam pelayanan publik.
Karena pemohon tidak lagi terpancang jam kerja kantoran. Bahkan kini tidak mengenal waktu, bisa sewaktu-waktu mengurus adminuk dengan memakai mesin ADM itu.
Dengan mendaftar secara online, pemohon bisa login dan mendapatkan notifikasi, kemudian mesin ADM bisa mencetak sendiri dokumen yang dibutuhkan. Ketiga mesin ADM tersebut diletakkan di tiga lokasi berbeda, untuk menjangkau masyarakat yang berdomisili jauh dari Kota Lamongan.
Yakni ditempatkan di Paciran, Babat dan Ngimbang. Saat ini tiga mesin ADM di tiga kecamatan tersebut belum bisa dioperasionalkan, karena masih dalam proses pemasangan. "Kita tempatkan di tiga kecematan itu, " kata Sugeng.
Semula targetnya awal Januari 2021 sudah bisa dioperasionalkan. Namun karena belum tuntas pemasangannya, masyarakat harus sabar menunggu. "Sekarang proses menginstal. Sebenarnya saya ingin awal Januari 2021 sudah bisa digunakan, tetapi ternyata belum selesai," ungkapnya.
Sugeng menambahkan, proses instal mesin ADM tersebut ditargetkan selesai Februari ini, agar masyarakat segera merasakan kemudahan dalam mengurus Adminduk. "Targetnya bulan depan, Maret sudah dioperasionalkan," tandasnya.
Dengan adanya tambahan mesin ADM baru, kini Dispendukcapil Lamongan sudah memiliki empat mesin ADM. Sebelumnya sudah ada satuunit yang dipasang di Mal Pelayanan Publik (MPP) Lamongan. ****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/penambahan-adm-di-lamongan.jpg)