Breaking News:

Liputan Khusus

News Analysis Pakar Olahraga Sepak Bola Unesa : GBT Jadi Pusat Gaya Hidup

Pihak terkait langsung melakukan pembenahan, salah satunya Stadion Gelora Bung Tomo (GBT ) yang menjadi ikon Kota Surabaya.

Persebaya.id
Bonek saat memenui Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. 

News Analysis
Mochamad Arifin SPd MPd
Pakar Olahraga Sepak Bola Unesa

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sebuah kebanggaan ketika Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Kompetisi yang direncanakan pada Maret 2021 ini disambut animo masyarakat yang luar biasa, tak terkecuali dari pemerintah.

Pihak terkait langsung melakukan pembenahan, salah satunya Stadion Gelora Bung Tomo (GBT ) yang menjadi ikon Kota Surabaya.

Namun, tiba-tiba FIFA mengumumkan penundaan Piala Dunia U-20 hingga 2023 akibat pandemi virus corona.

Meski tetap menyandang status sebagai tuan rumah, segala sesuatu yang sudah disiapkan pastinya ikut berpengaruh.

Dari komposisi tim sampai penampilan stadion. Hal itu menimbulkan pertanyaan di benak masyarakat, bagaimana nasib GBT?

Rektor ITN Malang Prof Dr Ir Kustamar MT Meninggal Dunia, akan Dimakamkan di TPU Ini

Target Pemugaran Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Kota Surabaya Tuntas Bulan April 2021

Zona Merah Jawa Timur Hari Ini 8 Februari 2021 Masih 2 Daerah, Zona Kuning Jadi 3 Daerah

Stadion seharusnya dirancang untuk community development, edukasi dan sebagainya.

Sehingga, itu harus di desain sesuai dengan gaya hidup. Harus ada desain selain untuk kompetisi atau turnamen. Bukan hanya didatangi orang pas ada pertandingan saja.

Kalau saya lihat di klub klub besar di negara lain, setiap stadion mempunyai program yang berbeda beda.

Halaman
1234
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved