Senin, 27 April 2026

Berita Surabaya

Gara-gara Saling Ejek di Medsos, Remaja di Surabaya Terkapar Bersimbah Darah, Ini Kronologinya

Remaja berusia 16 tahun ditemukan terkapar bersimbah darah di Jalan Dupak Rukun, Kota Surabaya.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Remaja korban pembacokan saat dirawat di RSUD dr Soetomo Surabaya, Senin (8/2/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - MDS (16) ditemukan terkapar bersimbah darah di Jalan Dupak Rukun, Kota Surabaya pada Sabtu (6/2/2021) dini hari.

Pelajar kelas X SMK itu menderita luka parah pada bagian kepala, tangan dan kakinya.

Kejadian pembacokan itu, bermula saat korban datang bersama dua orang temannya memenuhi tantangan kelompok pemuda lainnya.

Sampai di lokasi kejadian, dua teman korban memilih kabur dan korban bersikukuh untuk tetap melawan sekelompok pemuda yang jumlahnya diduga lebih dari sepuluh orang.

Duel yang tak sepadan itu pun hasilnya sudah bisa diprediksi, korban terkapar.

Para pelaku memilih kabur meninggalkan korban yang sudah tak berdaya bersimbah darah.

Mendapati para pelaku lari, dua teman korban baru menghampiri MDS yang tergeletak lalu membawanya ke Rumah Sakit (RS) Bhakti Dharma Husada Surabaya.

Polisi yang mendapat laporan langsung menuju rumah sakit dan mengantarkan korban yang dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Asemrowo, Iptu Rizkika Atmadha menyebutkan, saat ini ia sudah memeriksa teman korban sebagai saksi dan masih menunggu korban yang sedang dalam perawatan akibat luka parahnya.

"Sementara informasi berawal dari saling ejek di Facebook. Lalu kedua belah pihak, baik antara korban dan salah satu pelaku penganiayaan itu sepakat untuk melakukan tawuran di Jalan Dupak Surabaya," beber Rizkika, Senin (8/2/2021).

Pengeroyok Remaja Terkapar Bersimbah Darah di Surabaya Ditangkap, Polisi: Masih Ada Pelaku Lain

Dari keterangan dokter saat ini, korban harus ditangani oleh dokter spesialis syaraf akibat luka serius di kepalanya yang diduga dari sabetan benda tajam.

Polisi juga masih mengumpulkan alat bukti berupa sajam dan keterangan saksi untuk mengidentifikasi pelakunya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved