Breaking News:

Virus Corona di Jatim

2,5 Juta Lansia di Jatim Jadi Sasaran Vaksinasi Covid - 19 Tahap Kedua

Pemprov Jawa Timur memastikan vaksinasi untuk lansia akan diberikan di tahapan kedua, yaitu setelah vaksinasi pada SDM Kesehatan. 

surya.co.id/sri wahyunik
Seorang lansia menerima jatah permakanan dari program catering lansia Pemkab Jember. Sebanyak 2,5 juta lansia di Jatim menjadi sasaran vaksinasi covid-19 tahap kedua. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA - Pasca EUA (Emergency Use Authorization) vaksin Sinovac Life Sciences Co Ltd untuk usia lanjut  dirilis oleh BPOM, Pemprov Jawa Timur memastikan vaksinasi untuk lansia akan diberikan di tahapan kedua, yaitu setelah vaksinasi pada SDM Kesehatan. 

Saat ini, Satgas Covid-19 Jawa Timur menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan penghitungan jumlah lansia di Jatim yang nantinya akan menjadi sasaran vaksinasi covid-19. 

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Juru Bicara Satgas Covid-19 Jatim Makhyan Jibril Al Faraby, Senin (8/2/2021) siang. Ia menyebutkan bahwa jumlah lansia yang dimungkinkan untuk menjadi sasaran vaksinasi di Jatim mencapai 2,5 juta lebih. 

"Kalau untuk berapa jumlah sasarannya, kita sudah targetkan sejak awal sekitar 2,5 juta lebih lansia di Jatim. Tepatnya sekitar 2.551.472 lansia yang masuk target sasaran vaksinasi di Jatim," kata Jibril. 

Akan tetapi ia belum bisa memastikan kapan vaksinasi untuk lansia Jatim bisa dilakukan. Namun saat ini telah ditetapkan bahaa vaksinasi untuk lansia dimasukkan dalam tahapan sasaran setelah SDM Kesehatan rampung dilakukan.

Baru setelah itu akan dilakukan vaksinasi tahap kedua untuk pemberi layanan kesehatan, termasuk di dalamnya adalah TNI Polri Guru dan lain-lain. Dan lansia akan masuk tahapan ini. 

"Lansia nanti rencananya masuk tahap ke-2 bersama petugas pelayanan publik, TNI, Polri, ASN," tegas Jibril. 

Estimasinya tahapan kedua vaksinasi akan dilakukan akhir Februari 2021. Hal ini mengingat ada beberapa daerah yang belum rpung vaksinasinya untuk SDM Kesehatan. 

Per hari ini daerah kabupaten kota di Jatim yang telah selesai vaksinasi dosis pertama ada sebanyak 19 kabupaten kota. Dan akan dilanjutkan vaksinasi dosis kedua. 

"Insya Allah akhir Februari setelah nakes, baru dimulai tahap ke-2, setelah vaksin selanjutnya datang. Karena dosis vaksin dua termin ini untuk nakes, dan masih perlu kiriman lagi," tegasnya.

Lebih lanjut lulusan kedokteran Unair ini menjelaskan, para lansia yang dikategorikan masuk dalam sasaran vaksinasi adalah mereka yang berumur 60 tahun ke atas.

Berbeda dengan vaksin untuk sasaran pertama, untuk lansia, vaksin akan disuntikkan ke dalam otot (intramuskular) sebanyak 0,5 mL dalam dua dosis dengan selang waktu 28 hari.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved