Breaking News:

Berita Pamekasan

Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan di Pamekasan Direncanakan Akhir Februari

wartawan melayani publik dengan memberikan informasi, sehingga juga berhak untuk mendapatkan vaksin gelombang kedua

tribun jatim
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat disuntik vaksin Covid-19 di aula Pendopo Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Rabu (27/1/2021). 

SURYA.CO.ID, PAMEKASAN – Pemberian vaksin Covid-19 untuk masyarakat Pamekasan, kini dibagi menjadi empat gelombang. Untuk vaksinasi gelombang pertama yang sedang berlangsung diberikan tenaga kesehatan dan 10 pejabat publik, saat pencanangan vaksin.

Setelah gelombang vaksin pertama selesai, dilanjutkan pada vaksin gelombang kedua, ketiga dan keempat. Sementara vaksinasi gelombang pertama sudah mencapai 70 persen dari target sasaran yang ditentukan.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Pamekasan, dr Nanang Suyanto, kepada SURYA, Minggu (7/2/2021) mengatakan, untuk vaksin Covid-19 ini, Pamekasan mendapatkan jatah dari 3.133 dosis.

Sesuai daftar perincian waktu yg direncanakan, pemberian vaksin gelombang pertama ini, mulai Januari hingga Maret 2021 yang dibagi dua tahap. Menurut Nanang, proses pemberian vaksin gelombang pertama diprediksi selesai akhir Februari 2021.

Kemudian dilanjutkan vaksinasi gelombang kedua yang meliputi pelayan publik seperti TNI-Polri, anggota dewan, aparatur sipil negara (ASN), kepala desa, kepala dusun, termasuk wartawan, serta pelayan publik lainnya.

“Seperti yang disampaikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansyah, wartawan melayani publik dengan memberikan informasi, sehingga juga berhak untuk mendapatkan vaksin gelombang kedua. Diperkirakan akhir Februari 2021vaksinasi gelombang kedua ini dilakukan,” kata Nanang.

Dikatakan, untuk vaksinasi gelombang ketiga diberikan kepada masyarakat yang rentan Covid-19. Misalnya masyarakat yang tinggal di suatu daerah dengan jumlah kasus positif Covid tinggi. Kemudian daerah yang penyeberan Covid-19 luas, seperti zona merah dan orange.

Dikatakan, untuk vaksinasi gelombang IV diberikan kepada masyarakat tertentu bagi kalangan ekonomi produktif. Tetapi pemberian ini berdasarkan ketersediaan vaksin.

Sesuai keputusan Kemenkes dan jika tidak ada perubahan, vaksinasi diberikan kepada warga di usia 18 tahun sampai 59 tahun. Dan berapa jumlah target sasaran untuk gelombang kedua, ketiga dan keempat, masih belum bisa ditentukan karena harus didata terlebih dulu.

“Yang perlu diperhatikan, tidak semua masyarakat dapat divaksin. Sebab ada yang pemberian vaksinnya harus ditunda. Di antar yang ditunda adalah ibu hamil, ibu menyusui. Sedangkan yang tidak bisa divaksin, adalah masyarakat yang memiliki penyakit kelainan darah dan beberapa penyakit lainnya dan ada daftarnya,” paparnya.

Dijelaskan, masyarakat yang ingin divaksin memang bisa ke seluruh Pusekesmas di Pamekasan dan rumah sakit. Tetapi masyarakat tidak bisa langsung divaksin, namun terlebih dulu melalui skrinning.

Setelah menjalani pemerikasaan, barulah yang bersangkutan diberitahu apakah masuk kategori langsung divaksin, ditunda atau tidak bisa divaksin. ****

Penulis: Muchsin
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved