Citizen Reporter

Tips Jaga Pola Hidup agar Terhindar dari Covid-19 dari Stikes Bina Sehat PPNI Mojokerto

Seminar yang diselenggarakan STKIP Suar Bangli mengangkat tema 'Pendidikan Nasional Sambut New Normal'.

Editor: irwan sy
istimewa/dok pribadi
Seminar 'Pendidikan Nasional Sambut New Normal' yang diselenggarakan STKIP Suar Bangli. 

“Dengan melakukan hal itu, maka kondisi fisik akan meningkat dan stabil,” ungkapnya.

Selanjutnya, saat ini orang juga harus meningkatkan ketahanan jiwa dan psikososial meliputi fisik rileks, emosi positif, pikiran positif, perilaku positif, relasi positif, dan spiritual positif.

Fisik rileks dapat dilakukan dengan cara tarik napas dalam dan relaksasi otot progresif, karena hal itu akan menekan produksi hormon kortisol.

“Bagaimana caranya supaya orangtua tidak marah-marah ketika mendampingi anaknya belajar daring?” tanya Nada Kusuma dari STKIP Suar Bangli.

“Jika muncul rasa kesal dan mau marah, maka duduk sebentar, tarik napas yang dalam, pikirkan jalan keluar yang terbaik. Jangan langsung memukul anak sebab kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah,” jawab Anna.

Selanjutnya, emosi positif dapat dibuat dengan cara menikmati alam semesta suatu daerah, menikmati seni dan budaya serta melakukan hal-hal yang mendatangkan kegembiraan.

Hati yang gembira adalah obat.

“Peristiwa di luar tidak bisa kita kontrol. Peristiwa di dalamlah yang bisa kita kontrol. Maka dari itu kita dianjurkan untuk berpikir positif,” paparnya.

Setiap orang perlu membuat buku kecil untuk menuliskan hal-hal positif  yang sudah dilakukan setiap hari.

Selanjutnya perilaku yang perlu dikembangkan untuk mencapai perilaku positif adalah perilaku yang baik dan sehat, baik untuk diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun lingkungan, contohnya menjalankan imbauan pemerintah untuk melakukan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak).

“Ayo kembangkan relasi positif, menyapa teman ketika bertemu. Tidak ada lagi masa bodoh, tidak ada lagi bermusuh-musuhan, saling sindir, saling hujat, dan hal-hal negatif lainnya. Ayo berikan penguatan kepada semua orang yang sudah melakukan hal baik, dan mari budayakan tolong menolong,” tuturnya bersemangat menjelaskan relasi positif.

Jika dulu orang berdoa untuk diri sendiri, sekarang saatnya medoakan keluarga, tenaga kesehatan, dan pemerintah, agar bisa terhindar dan diberikan kekuatan untuk menangani pandemi Covid-19.

Semua ketahanan jiwa dan psikososial itu tidak memakai biaya, gratis.

Staf Pengajar Stikes Bina Sehat PPNI Mojokerto, Moh Zainudin.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved