Breaking News:

Berita Rilis

Pertumbuhan PDB Pertanian Kuartal IV 2020 sebagai Bantalan Selama Resesi

Kementan di bawah pimpinan Syahrul Yasin Limpo berhasil memacu ekspor dan mengurangi impor, sehingga berkontribusi besar pada kesejahteraan petani.

Penulis: Doso Priyanto | Editor: Parmin
foto: humas kementan
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (tengah) saat mengemudikan alat pemanen padi dalam sebuah acara. 

SURYA.co.id | Pengamat Ekonomi Pertanian Prof Bustanul Arifin memberikan respons positif atas kinerjan sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode kuartal IV 2020.

Melansir data BPS, PDB sektor pertanian pada kuaratal IV 2020 tumbuh 2,59 persen secara year on year (yoy), di mana subsektor pendukung utamanya adalah tanaman pangan sebesar 10,47 persen akibat produksi dan luas panen meningkat.

"Rilis BPS tentang pertumbuhan ekonomi semakin menunjukkan bahwa sektor pertanian menjadi bantalan (cushion,-red) selama resesi ekonomi karena Pandemi Covid-19," kata Prof Bustanul Arifin, di Jakarta, Minggu (7/2/2021).

Terkait kinerja subsektor tanaman pangan paling tinggi di antara beberapa subsektor dalam pertanian, Bustanul menilai disebabkan angka produksi meningkat dan harga cukup bersahabat.

Hal ini menyebabkan nilai tambah juga naik signifikan yang menjadi basis perhitungan PDB Pertanian.

"Namun perlu jadi catatan bahwa pada kondisi daya beli masyarakat yang turun karena pandemi, persoalan akses pangan dapat menjadi persoalan serius, jika tidak diantisipasi dan ditanggulangi secara baik," ujarnya.

"Maka dari itu, sektor pertanian secara umum perlu meningkatkan aplikasi dan perubahan teknologi. Ini untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi yang lebih baik lagi," imbuh Bustanul.

Hal yang sama dikatakan Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia (UI), Riyanto bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk mengarahkan kebijakan ekonomi dan politik negara pada sektor pertanian.

Menurutnya, sektor pertanian tidak boleh dipandang sebelah mata mengingat kontribusi terhadap ekonomu nasional sudah terbukti dan teruji.

"Kepentingan sektor pertanian harus diatas kepentingan yang lain karena ini menyangkut hak hidup orang banyak. Saya kira sektor pertanian tidak boleh dipandang sebelah mata," katanya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved