Breaking News:

Citizen Reporter

Musyawarah Pagi di Pondok Pesantren Masjid Agung Jami’ Malang untuk Tingkatkan Literasi

Pondok Pesantren Masjid Agung Jami adalah lembaga pendidikan nonformal yang berada di bawah naungan Yayasan Masjid Agung Jami Malang.

istimewa/dok pribadi
Suasana Pondok Pesantren Masjid Agung Jami’ Malang. 

Banyak yang berasumsi pemuda di era milenial ini minat literasinya cukup rendah.

Meskipun pendapat itu belum tentu kebenarannya, orang akan tahu jika selalu ada komunitas yang menjaga kehidupan berliterasi.

Silakan berkunjung ke Pondok Pesantren Masjid Agung JamiMalang.

SURYA.co.id | MALANG - Bukan hanya diharuskan mengikuti kegiatan pengajian diniyah setiap harinya, para santri juga diwajibkan mengikuti kegiatan musyawarah pagi setiap bada subuh.

Pengurus Divisi Pendidikan Pondok Pesantren Masjid Agung JamiMalang, Ibrahim Nur Afrizal Dahlan, mengatakan kegiatan itu untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan santri dalam memahami Kitab Kuning.

Kegiatan musyawarah pagi itu dilaksanakan setiap pagi seusai menjalankan salat Subuh berjemaah.

Dalam kegiatan itu, para santri dibagi menjadi tiga tingkatan yaitu: sufla (dasar), wustho (menengah), dan ulya (atas).

Di tingkat mana pun, mereka sama-sama memiliki tanggung jawab untuk membaca dan memahami kitab yang menjadi bagiannya.

“Kitab yang dikaji santri di kelas sufla adalah kitab Safinatun Naja, sedangkan wustho kitab Fathul Qorib, dan ulya kitab Fathul Mu’in,” ujarnya.

Musyawarah bukanlah hal yang baru di kalangan pesantren.

Halaman
12
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved