Breaking News:

Berita Gresik

Banyak Warga Keluhkan Air Bersih, Anggota Dewan Sarankan Dirut PDAM Giri Tirta Gresik Dicopot

Melihat keluh kesah pelanggan PDAM Giri Tirta, anggota DPRD Gresik, Syaikhu Busyiri, meminta jabatan Direktur Utama untuk dicopot

sugiyono/surya.co.id
Warga Desa Semampir, Cerme, Gresik, unjuk rasa ke kantor cabang PDAM Giri Tirta Cerme lantaran tak mendapatkan air bersih, Minggu (31/1/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK - Melihat keluh kesah pelanggan PDAM Giri Tirta, anggota DPRD Gresik, Syaikhu Busyiri, meminta jabatan Direktur Utama untuk dicopot, Minggu (7/2/2021).

Sebab, kebutuhan air bersih merupakan hak utama bagi rumah tangga di Kota Wali. 

Menurut Syaikhu, akhir-akhir ini banyak masyarakat yang mengeluhkan pelayanan air bersih dari PDAM Giri Tirta Kabupaten Gresik.

Bahkan, warga sampai unjuk rasa ke kantor PDAM di cabang Cerme untuk menyampaikan aspirasi mendapatkan air bersih.

Padahal, saat ini musim hujan, tapi warga tetap menginginkan air bersih mengalir ke rumah warga. 

"Di massa pandemi covid-19, warga nekat unjuk rasa demi mendapatkan air bersih yang digunakan sehari-hari," kata Syaikhu, anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Gresik. 

Lebih lanjut Syaikhu menambahkan, selama ini juga banyak warga yang protes karena air tidak mengalir.

Namun tidak mendapat kompensasi atau bantuan air bersih, sehingga warga terpaksa mengeluarkan uang lagi untuk membeli air bersih.

Maka, warga terpaksa mengeluarkan anggaran dua kali lipat hanya untuk mendapatkan air bersih

"Padahal, pemerintah sudah menyiapkan angagran besar untuk PDAM setiap tahun. Seharusnya, anggaran itu dimaksimalkan untuk pelayanan. Maka, jika dirasa tidak mampu mengelola PDAM, lebih baik Dirutnya diganti saja," imbuhnya. 

Selain itu, Syaikhu juga menyorot terkait seringnya pipa PDAM yang bocor dan pecah, sehingga rakyat kembali yang dirugikan, sebab pelanggan tidak mendapat air bersih.

Padahal, sekali perbaikan pipa harus bisa maksimal. 

"Pekerjaan-pekerjaan proyek di PDAM harusnya dijalankan sesuai aturan dan diawasi ketat oleh jajaran PDAM, sebab air bersih menyangkut hajat hidup orang banyak. Jangan sampai merugikan rakyat," imbuhnya.

Penulis: Sugiyono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved