Breaking News:

Antisipasi Teror KKB Papua Jelang Vaksinasi Covid-19, Anak Buah Jenderal Andika Perkasa Lakukan ini

Untuk antisipasi teror KKB Papua jelang vaksinasi Covid-19, anak buah Jenderal Andika Perkasa dari Kodim 1715/Yahukimo melakukan penjagaan super ketat

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
kompas.com/istimewa
Ilustrasi KKB Papua dan prajurit TNI AD. Antisipasi Teror KKB Papua Jelang Vaksinasi Covid-19, Anak Buah Jenderal Andika Perkasa dikerahkan 

3. Meresahkan masyarakat dan aparat

Ilustrasi KKB Papua
Ilustrasi KKB Papua (Facebook TPNPB)

Sebagai catatan, pada Kamis (4/2/2031) terjadi kontak tembak antara KKB Papua dengan anggota TNI di Titigi, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Yogo menjelaskan, sampai bulan Januari 2021 ini, kata Yogo, kekerasan yang dilakukan KKB Papua memang sudah banyak dan meresahkan masyarakat.

Bahkan sampai menimbulkan korban dari masyarakat maupun TNI-Polri.

"Sampai Januari ini mereka sudah melakukan sebanyak 46 kejadian, kontak senjata dengan TNI-Polri 24 kejadian dan perampasan senjata dua kejadian, pembakaran pesawat dan melakukan penghadangan dan korbannya memang masyarakat dan TNI/Polri," jelas dia.

4. TNI-Polri di Papua lebih statis

Selain selaku satuan Kosgab kewilayahan, Kodam Cendrawasih juga melakukan pengawasan perbatasan dan juga melakukan operasi di tempat rawan.

Operasi tempat rawan ini, kata Yogo, berbeda dengan yang dilakukan TNI di Timor-Timur, yang melakukan operasi yang aktif.

"Di Papua ini kami lebih bersifat statis, kami di pos, kemudian kami hanya melaksanakan patroli di wilayah sekitar pos dan lebih kepada pembinaan masyarakat, itu yang kami lakukan di pengamanan perbatasan maupun daerah rawan," ungkapnya.

Operasi lain yang dilakukan TNI tak hanya operasi pengamanan perbatasan, tetapi juga pengamanan di pulau terluar. Operasi ada 2 pulau terluar yaitu Pulau Bras dan Palindo.

"Di operasi ini kami menggelar pola Ops Korem, yang berada di Jaya Pura itu ada tiga Batalyon, dan Pola Ops yang ada wilayah selatan, itu ada 2 Batalion, itu operasi di perbatasan ya. Kemudian operasi Pamrahwan, kami ada 3  Pola Ops Korem yaitu Korem 172 ada 1 Batalyon, 173 Biak ada 1 Batalyon dan 174 di Merouke ada 1 Batalyon," katanya.

Sedangkan di operasi perbatasan pulau terluar, lanjut Yogo, ada di Pola Ops 173 dengan kekuatan Marinir sekitar 20 orang.

Biodata Oktavianus Nongkok Perwira TNI Asal Papua Dapat Hadiah Spesial dari Jenderal Andika Perkasa

Kehebatan 3 Kapal Perang TNI AL yang Bayangi Kapal Induk Amerika USS Nimitz di Timur Sumatera

5. Jenderal Andika Perkasa dipuji

Sementara, Ketua Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Benny Mamoto mengatakan, masalah yang terjadi di Papua harus mendapatkan perhatian bersama agar ditemukan solusi atas persoalan yang kerap terjadi di tanah Papua ini.

Benny juga memuji tindakan cepat Jenderal Andika Perkasa dalam menangani kasus kekerasan yang dilakukan KKB Papua di kabupaten Intan Jaya.

"Di dalam perkembangan di lapangan ternyata ada rangkaian kasus kekerasan dan penembakan sampai dengan pembakaran yang kami temukan, sehingga sekaligis kami ungkap.

Nah saya memberikan apresiasi sangat tinggi kepada bapak KASAD Jenderal Andika, karena beliau langsung memberikan respons cepat, pokoknya All Out, saya salut sekali, karena kami beberapa menghadap ke beliau, langsung memberikan arahan dan langsung melangkah dan ada hasil," jelas Benny.

Jenderal Andika, lanjut Benny, memberikan arahan dengan cepat.

Ibarat penanganan kasus, arahan yang diberikan itu seperti melakukan penyidikan yang begitu cepat dalam menangani permasalahan yang terjadi di Papua ini.

"Mungkin ini penyidikan yang kilat, karena sangat cepat, yang kami lihat. Jadi secara transparan, sudah dirilis kepada media mengenai hasil pengungkapan kasus itu.

Ada sudah proses penyidikan dan ada yang dikirim ke Odipur. Jadi memang dari kasus yang kami tangani masih ada kendala," kata dia.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved