Breaking News:

Kesira Gerindra Jatim Minta Vaksinasi Berbasis Kecamatan: Jangan Terpusat di Satu RS

Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) Jawa Timur meminta distribusi vaksin dilakukan dengan berbasis kecamatan.

SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Ketua Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) Jatim, dr Benyamin Kristianto. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) Jawa Timur meminta distribusi vaksin dilakukan dengan berbasis kecamatan. Dengan begitu, akan sekaligus mempermudah akses terhadap target masyarakat yang divaksin.

Ketua Kesira Jatim, dr Benyamin Kristianto mengapresiasi vaksinasi tahap pertama yang memprioritaskan tenaga kesehatan. Sebab, tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam menangani Covid-19.

Sekalipun demikian, program vaksinasi ternyata bukan tanpa hambatan. Pria yang juga anggota Komisi E DPRD Jatim itu mengungkapkan, banyak tenaga kesehatan kesulitan mengakses vaksin.

Sebab, program ini tidak berbasis kecamatan atau tempat layanan kesehatan yang terdekat. Melainkan berada di satu rumah sakit (RS) yang telah ditunjuk oleh pemerintah.

"Sehingga, perawatnya harus divaksin di tempat jauh. Itu tidak tepat dan tidak efisien," kata dr Beny dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (6/2/2021).

Menurut Ketua sayap Partai Gerindra di Jatim ini, vaksinasi seharusnya tidak harus ke klinik atau rumah sakit lain.

"Kalau tenaga kesehatan kerja di Klinik A, maka yang bersangkutan ya divaksin di situ, sehingga efektif sekaligus tidak menganggu aktivitasnya," katanya.

Vaksin yang dilakukan di satu rumah sakit tersebut terjadi di Sidoarjo. Rumah sakit tersebut mendapatkan jatah dari Kementerian Kesehatan.

"Langsung didrop banyak. Padahal tidak semua tenaga kesehatan divaksin di situ. Seharusnya vaksin (jatah) hanya diberikan tenaga kesehatan rumah sakit tersebut saja," papar Anggota Fraksi Gerindra dari dapil Jatim 2 (Sidoarjo) ini.

Benyamin khawatir vaksinasi untuk gelombang berikutnya juga menggunakan mekanisme yang sama, seperti halnya di tahap pertama. Apabila demikian, tentu masyarakat akan dibuat kesulitan.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved