Breaking News:

Berita Trenggalek

Langgar Prokes Selama PPKM, 28 Tempat Usaha di Trenggalek Disanksi

Sebanyak 28 tempat usaha di Kabupaten Trenggalek, disanksi karena melanggar aturan protokol kesehatan selama PPKM.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Aflahul Abidin
Operasi tim gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri di tempat usaha yang melanggar aturan protokol kesehatan selama PPKM di Trenggalek. 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Sebanyak 28 tempat usaha di Kabupaten Trenggalek, disanksi karena melanggar aturan protokol kesehatan (prokes) selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid 2.

Tempat usaha itu terdiri dari restoran, kafe, rumah makan, toko kelontong, hingga bengkel kendaraan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Trenggalek, Triadi Atmono menjelaskan, ada beberapa jenis pelanggaran yang dilakukan para pemilik usaha.

Untuk jenis kafe dan rumah makan, pelanggaran paling banyak dilakukan karena pemilik usaha tak mematuhi batas maksimal 25 persen dari kapasitas ruangan.

Sementara lainnya, karena mereka tak menegakkan aturan memakai masker di wilayah tempat usahanya dan tak menerapkan jaga jarak.

“Sebagian besar sudah mengikuti sidang dan disanksi administratif,” kata Triadi, Jumat (5/2/2021).

Sebanyak 18 pemilik usaha mengikuti sidang online pada Selasa (2/2/2021). Sementara 7 pemilik usaha lainnya mengikuti sidang serupa pada Kamis (4/2/2021).

“Masih ada tiga pemilik usaha lain yang akan mengikuti sidang pada Selasa mendatang,” sambung Triadi.

Ia menyebut, rata-rata sanksi administratif yang diberikan kepada para pemilik usaha adalah denda senilai Rp 50 ribu.

Sebelum memberikan sanksi, Satpol PP dan petugas gabungan tiga pilar di Kabupaten Trenggalek telah mensosialisasikan aturan baru soal pengetatan dalam pemberlakuan PPKM.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved