Breaking News:

Berita Pamekasan

Kejari Pamekasan Kembalikan Kasus Mobil Sigap ke Inspektorat; Masalah Mutu, Bukan Korupsi

Alasannya, ada dugaan korupsi dalam pengadaan mobil operasional untuk masyarakat desa itu, terutama dari harga instrumen atau interiornya.

surya/muchsin
Mobil Sigap milik salah satu desa yang diparkir di depan toko bangunan Jl Teja, Pamekasan. 

Sementara dalam kasus Mobil Sigap ini, apakah masuk ranah kesalahan administratif yang menimbulkan kelebihan pembayaran, inspektorat berhak menagih kelebihan itu.

Diaku Ginungi, selama penyelidikan dan sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk penyelenggara, penyedia barang dan jasa maupun penerima Mobil Sigap (kepala desa.Red), kejari belum menetapkan tersangka.

Selanjutnya dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, kejari menyampaikan kepada pemkab agar diteliti dengan seksama. Sebab ada instrumen bersama yang menjadi MoU.

“Setelah semua kami periksa, sudah lengkap. Pengadaannya ada, mobilnya ada, peralatannya ada. Kami hanya mencurigai barang yang sudah dibeli ini spesifikasinya kurang bagus dan perencanannya kurang detail,” kata Ginung.

Lain lagi persoalannya, jika pengadaannya ada namun ternyata barangnya tidak ada alias fiktif dan digunakan untuk kepentingan pribadi. Maka tidak ada ampun dan penangannya tidak dipasrahkan kepada inspektorat.

"Jadi kekurangan Mobil Sigap ini, terletak pada mutu, tetapi masih bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat," jelasnya.

Dituturkan Ginung, di antara beberapa pertimbangan untuk melimpahkan kasus Mobil Sigal ini ke inspektorat adalah pengakuan para kades.

Sejumlah kades yang sudah diperiksa, mengaku senang mendapatkan Mobil Sigap. Karena jika dibutuhkan untuk keperluan mengantar masyarakat yang sakit, terlalu lama kalau meminjam ambulans ke puskesmas atau rumah sakit di tengah pandemi Covid-19 ini.

"Dan ini juga menjadi salah satu pertimbangan pelimpahan Mobil Sigap ke inspektorat," tandasnya.

Seperti diberitakan, anggaran pengadaan Mobil Sigap ini bersumber APBD Pamekasan tahun 2020. Pembeliannya terbagi dalam dalam tiga item, yaitu pengadaan mobil Station Wagon, jenis APV secara e-katalog.

Halaman
123
Penulis: Muchsin
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved