Breaking News:

Berita Jombang

Jebolnya Tanggul 2 Sungai Akibatkan Sejumlah Desa di Bandar Kedungmulyo, Jombang Terendam Banjir 

Jebolnya tanggul Sungai Afvour Besuk dan Sungai Afvour Brawijaya mengakibatkan banjir di sejumlah desa di Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Parmin
surya.co.id/mohammad romadoni
Seorang warga nekat menerobos banjir setinggi pinggang, Jumat (5/2/2021). Jebolnya tanggul di dua sungai mengakibatkan banjir di beberapa desa di Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang. 

SURYA.co.id | JOMBANG - Jebolnya tanggul di dua sungai Sungai Afvour Besuk dan Sungai Afvour Brawijaya mengakibatkan sejumlah desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang terendam banjir.

Dampak banjir tersebut merendam rumah penduduk di sejumlah desa yaitu di Desa Banjarsari, Gondangmanis, Brangkal, Desa Pucangsimo, dan Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Camat Bandar Kedungmulyo, Mahmudi menjelaskan tanggul jebol di dua aliran yang membelah kawasan Kecamatan Bandar Kedungmulyo terjadi pada, Kamis (4/2/2021) kemarin.

Sehingga, air banjir dari tanggul ambrol itu meluber hingga menenggelamkan area persawahan dan permukiman warga setempat.

"Ada lima titik tanggul jebol yang berdampak terdampak banjir ada disejumlah lokasi yakni Desa Mojokambang, Plosorejo (Desa Bandar Kedungmulyo), Gondangmanis, Krapak, kemudian di Desa Brangkal," ungkapnya kepada wartawan, Jumat (5/2/2021).

Mahmudi menyebut pihaknya telah berkoordinasi bersama Pemerintah Daerah dalam upaya penanggulangan bencana banjir ini.

Rencananya, akan ada penambalan tanggul darurat untuk mengatasi banjir tersebut.

"Kami telah berkoordinasi bersama Dinas PUPR dan BPBD Kabupaten Jombang dalam penanganan tanggul jebol tersebut," jelasnya.

Selain itu, dampak banjir juga sempat memendam jalan raya Jombang-Nganjuk tepatnya di wilayah Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Kendaraan harus bergantian ketika melewati jalan tersebut yang ketinggian sekitar 30 sentimeter.

Tatik Yuliasih warga setempat mengaku rumahnya  di pinggir jalan juga terdampak banjir bahkan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

"Banjir mulai meluber di jalan yang asalnya dari persawahan sekitar siang tadi apalagi air semakin tinggi," tandasnya.

Banjir merendam permukiman penduduk akibat jebolnya tanggul di Desa Gondangmanis yang merupakan lokasi paling parah terdampak banjir.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved