Breaking News:

Berita Banyuwangi

Akademisi hingga Politisi Apresiasi Model Kepemimpinan di Banyuwangi

Model kepemimpinan yang dijalankan Bupati Abdullah Azwar Anas selama dua periode memimpin Banyuwangi dipotret positif berbagai kalangan.

surya.co.id/haorrahman
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengikuti acara Airlangga Forum Virtual yang digelar Sekolah Pasca Sarjana Unair. 

“Transformasi ekonomi membutuhkan industri strategis yang memiliki total linkage terbesar. Banyuwangi jeli memilih pariwisata sebagai industri strategis untuk merubah sosial ekonomi warganya.

Hasilnya angka kemiskinan turun dari 20,09 persen (2010) menjadi 8,06 persen (2020),” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Basuki Babussalam, anggota DPRD Provinsi Jatim.

Menurutnya, dengan transformasi kepemimpinan Banyuwangi saat ini seluruh potensi daerah bisa tergali maksimal.

“Banyuwangi punya potensi besar, namun belum tergali optimal pada kepemimpinan sebelumnya. Dengan kreativitas dan inovasi pemimpin saat ini, akselerasi Banyuwangi begitu terlihat.

Bagi kami ini sebuah keajaiban kepemimpinan. Pemimpin tidak hanya hadir tapi mampu merubah paradigma daerahnya,” kata Basuki.

Sebelumnya di hadapan mereka, Bupati Anas membeber strategi kepemimpinannya selama memimpin Banyuwangi. Salah satunya, terus berinovasi.

“Salah satu kunci sukses kepemimpinan adalah tak pernah puas berinovasi. Pemimpin harus kreatif melahirkan ide-ide baru untuk menembus segala keterbatas daerah,” kata Anas.

Anas mengaku, inovasi yang dikembangkan Banyuwangi sebenarnya berangkat dari keterbatasan yang ada.

Misalnya, untuk efektivitas pelayanan publik hingga ke pelosok desa, Banyuwangi membuat program ”Smart Kampung” yang mendorong pelayanan desa berbasis teknologi informasi (TI). Saat ini, 189 desa di Banyuwangi telah teraliri serat optik (fiber optic).

Halaman
123
Penulis: Haorrahman
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved