Breaking News:

Citizen Reporter

Alumni Siswa Smani 1 Cerme Gresik Sharing Mencari Kampus Terbaik

Pengenalan dunia kampus itu dilaksanakan secara virtual oleh Ikatan Alumni Siswa Smani 1 Cerme Gresik.

Editor: Cak Sur
Istimewa
Ikatan Alumni Siswa Smani 1 Cerme Gresik mengadakan pengenalan dunia kampus itu dilaksanakan secara virtual. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Masa SMA merupakan salah satu jalan untuk menuju jenjang yang lebih tinggi. Seseorang diharapkan dapat memperoleh bekal untuk masa depannya dalam memasuki jenjang perguruan tinggi.

Menyikapi kegamangan adik-adiknya, Ikatan Alumni Siswa Smani 1 Cerme Gresik, angkatan ke-34 2019/2020 mengadakan Learning and Educating for Sharing and Inspiring. Acara berlangsung pada Sabtu (30/1/2021), hingga Minggu (31/1/2021).

Pengenalan dunia kampus itu dilaksanakan secara virtual dengan narasumber Ida Anisah, salah satu dosen pengajar di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, yang merupakan alumnus SMAN 1 Cerme Angkatan 2008.

Narasumber lainnya Rheno Ade Sastra, mahasiswa semester VII Jurusan Kimia UPN yang merupakan alumnus 2017.

Dalam pelaksanaan expo itu, panitia menghadirkan pewakilan alumni SMAN 1 Cerme yang menempuh studi di PTN, PTS, politeknik, poltekes dan sekolah kedinasan.

Bukan hanya mereka yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, expo itu juga menghadirkan alumnus yang sukses membangun usaha mandiri, yaitu Zainuddin Zidan.

Acara yang dipandu oleh Adinda Maharani Gading Wangi itu diminati oleh para calon lulusan yang berjumlah 426 siswa. Sejumlah 300 siswa bergabung dalam Zoom Meeting di hari pertama. Pada hari ke-2 sejumlah 200 siswa masih setia sampai di akhir acara.

Di masa pandemi, semua serba dibatasi. Akan tetapi, itu tak menyurutkan ikatan alumni untuk mengadakan acara yang merupakan program tahunan.

Lulusan SMA memang sejatinya harus melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, tetapi tidak sedikit juga yang karena beberapa alasan, sehingga mereka memilih berkarya di dunia kerja.

Siswa yang akan melanjutkan ke perguraun tinggi, harus menentukan kampus mana yang akan diambil dan jurusan apa yang akan ditempuh.

Para calon lulusan, harus bisa menentukan jurusan sesuai dengan bakat dan minatnya. Tentunya itu berdasarkan pada nilai yang tertera pada rapor sehingga dalam pengambilan jurusan, anak-anak tidak mengambil jurusan secara asal saja. Bahkan, hanya menuruti harapan orang tua.

Jika masalah itu dapat dihindari, anak-anak akan dapat menemukan perguruan tinggi dan jurusan yang diinginkannya.

Itu berkaitan dengan prestasi yang didapatkan selama di perguruah tinggi dan kenyamaanan anak dalam berkompetisi.

Merupakan sebuah kebanggaan, jika antar angkatan tetap terjalin komunikasi. Itu yang membuat mereka dapat berkontribusi secara positif ke sekolah.

Zainul Wasilah’
Guru SMAN 1 Cerme, Gresik
wasila.h961@gmail.com

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved