Breaking News:

Berita Banyuwangi

Satgas Covid-19 Banyuwangi Kembali Keluarkan Kebijakan Terbaru Soal Pengendalian Kegiatan Masyarakat

Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi kembali mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru, berisi kebijakan pengendalian kegiatan masyarakat

SURYA.CO.ID/Haorrahman
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, Mujiono pada pertemuan online yang diikuti oleh seluruh camat, kepala desa dan lurah, Selasa (2/2/2021). 

“Pengecualian untuk jam buka tutup di Gunung Ijen karena menyesuaikan dengan kebijakan BKSDA. Sedangkan operasional di Pantai Marina Boom untuk mengakomodir warung -warung rakyat yang ada didalamnya, sehingga bisa sama dengan poin nomor dua” terang Mujiono.

Ketiga, karaoke dan tempat hiburan beroperasi pukul 11.00 – 20.00 WIB dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Keempat kegiatan usaha di seluruh RTH beroperasi dari pukul 12.00– 20.00 wib, kecuali aktifitas olahraga yang bersifat operasional dan tidak bergerombol.

Kelima, membatasi kegiatan masyarakat yang bersifat keagamaan, keramaian dan perayaan (sesuai dengan Perbup No. 51 Tahun 2020).

“Keenam, Pusat Perbelanjaan beroperasi pukul 10.00-18.00 dan pengelola wajib menyediakan pos pengawasan protocol kesehatan.

Ketujuh, toko-toko (modern/minimarket/tradisional) jam operasionalnya sama dengan poin 6, dikecualikan untuk fasilitas kesehatan. Fasilitas kesehatan maksudnya adalah apotek, klinik, RS dan sejenisnya,” cetus Mujiono.

Kedelapan seluruh jenis penginapan mewajibkan pengunjung melampirkan hasil negative rapid antigen/Swab PCR.

Kesembilan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka pada satuan Pendidikan diatur tersendiri.

“Kesepuluh, pelangaran terhadap ketentuan diatas diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Ke-sebelas. SE berlaku efektif mulai tanggal 2 Februari 2021 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai situasi dan kondisi,” jelas Mujiono.

Mujiono pun meminta agar seluruh camat dan kepala desa bisa mensosialisasikan SE terbaru ini kepada warga dengan baik. Agar warga bisa mematuhi kebijakan tersebut sehingga tujuan memutus mata rantai penularan Covid-19 bisa terwujud.

“Kami minta agar setiap poin yang terdapat dalam SE bisa disosialisasikan secara jelas kepada warga,” pungkasnya.

Penulis: Haorrahman
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved