Breaking News:

Masa Lalu Shandy Purnamasari Istri Gilang Crazy Rich yang Mau Beli Saham Arema FC, Aksi Bikin Salfok

Inilah masa lalu Shandy Purnamasari, istri Gilang Widya Pramana Sang Crazy Rich Malang. Aksinya pernah bikin salah fokus.

INSTAGRAM/SHANDY PURNAMASARI
Aksi Shandy Purnamasari Istri Gilang Crazy Rich yang Mau Beli Saham Arema FC. Bikin netizen salah fokus 

Lantas, siapa sebenarnya Shandy Purnamasari

Berikut biodatanya: 

1. Pengusaha kosmetik

Founder MS Glow, Shandy Purnamasari saat memberikan penghargaan kepada agen dalam kegiatan Annual Business Conference di Lamongan.
Founder MS Glow, Shandy Purnamasari saat memberikan penghargaan kepada agen dalam kegiatan Annual Business Conference di Lamongan. (Foto: ms glow untuk surya.co.id)

Shandy Purnamasari lahir di Kota Surabaya, Jawa Timur, 10 Oktober 1991.

Shandy Purnamasari menyelesaikan pendidikan di Jurusan Ekonomi sebuah perguruan tinggi.

Dia mengawali debutnya sejak tahun 2018 dengan mendirikan beberapa perusahaan yaitu MS Glow Beauty, MS Glow Aesthetic Clinic, dan PT. Kosmetika Global Indonesia yang beroperasi Jakarta, Surabaya, Malang, Bandung, Bintaro, Bekasi, dan Bali.

2. Berawal dari bisnis online

Bisnis kecantikan yang digeluti oleh Shandy awalnya dijalankan secara daring dengan menjual produk paket wajah saja.

Namun, setelah ditekuni, usaha itu membuahkan hasil, dilihat dari besarnya minat konsumen yang memesan produknya.

Perkembangan yang menggembirakan itu membuat semangatnya menyala untuk mendirikan klinik pada tahun 2017.

Produk MS Glow yang diluncurkan kini telah mencapai 40 item produk, dengan penjualan mencapai 1 juta pcs per bulan.

Sedangkan MS Glow Aesthetic Clinic yang berkedudukan di Malang merupakan usaha pribadi Shandy Purnamasari dan bukan franchise. Shandy Purnamasari terjun langsung di setiap usaha yang dijalankan.

Mulai dari treatment hingga cara kerjanya, Shandy Purnamasari mengikuti kursusnya. Bisnis ini sudah membuka cabang di tujuh kota.

Baca juga: Pantas Crazy Rich Malang Ingin Beli Arema FC, Terungkap 2 Bisnis Raksasa Gilang Pramana yang Moncer

Baca juga: 4 FAKTA Baru Crazy Rich Malang Gilang Widya Ingin Beli Arema FC, ini Alasannya Tak Mau Buru-buru

3. Aktif dikegiatan sosial

Tahun 2020, Shandy Purnamasari bersama Aan Story dan Prilly Latuconsina menjadi produser eksekutif, dan menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas prakarsa dan keterlibatannya dalam penggarapan lagu Semua Kan Berlalu yang didukung oleh 50 artis Indonesia di antaranya Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Steffi Zamora, dan Kesha Ratuliu.

Di tengah pandemi covid-19, Shandy telah menyumbangkan sebesar Rp2 miliar untuk masyarakat, berupa hand sanitizer, alat pelindung diri masker, dan sembako.

Berikut daftar penghargaannya: 

Rekor MURI Produksi "Kolaborasi Karya Seni dari Rumah oleh Figur Nasional Terbanyak".

Best Spirited Inspiring & Creativity Women Award 2019

Kartini Award 2019

Inspiring Accomplishment on Being Indonesia's 12 Beautiful Women of 2019 HIGH END

4. Prioriitaskan keluarga

Menjadi seorang womenprenuer adalah hikmah bagi Shandy Purnamasari dan keluarganya. Ini karena ia bisa mengatur jam kerja secara mandiri.

Meski dari awal Shandy sudah fokus ke bisnis skincare hingga berkembang pesat seperti sekarang, owner klinik MS Glow sebuah klinik kecantikan ini setiap hari masih sempat mengantarkan anak-anaknya ke sekolah.

“Itulah hikmah menjadi womenprenuer. Bisa membagi waktu sendiri antara kerja dan keluarga,” kata Shandy, Senin (25/2/2019).

Baginya, bisnis kecantikan sudah bukan hal baru. Alumnus Fakultas Ekonomi Unair ini sudah lama berkecimpung di dunia kecantikan.

Saat ini ia mengelola lima usaha klinik kecantikan MS Glow, yang ada di lima kota, Malang, Bali, Jakarta, Bandung dan Surabaya.

Karena bisnis dijalankan sendiri bersama keluarga maka ia harus ekstra untuk mengembangkan bisnisnya.

Namun, ia juga membagi cukup waktu untuk anak anaknya.

“Wajib mengantar anak ke sekolah, “ tegasnya.

Selain memprioritaskan keluarga, Shandy juga tak pernah berhenti mengajak dan menularkan ilmu bisnis yang dimiliki kepada para wanita.

“Saya tak pernah berhenti mengajak para wanita untuk menjadi womenprenuer,” tukas penyuka traveling.

Baginya traveling yang dilakukan bukan sekedar plesir tapi Shandy melancong ke negara negara yang memiliki antusiasme terhadap kosmetika, sehingga perkembangan dunia kosmetika tetap terupdate.

Shandy yang memahami beragam jenis dan produk kecantikan, ingin membantu siapa saja yang ingin membuat produk kecantikan.

“Kebetulan saya ada pabrik kosmetik di Malang,” ujar wanita kelahiran Surabaya yang kini tinggal di Malang.(*)

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved