Breaking News:

Moeldoko Jelaskan Isu Kader Demokrat Lengserkan AHY, Andi Arief Singgung Restu Presiden Jokowi

Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko blak-blakan soal tudingan Partai Demokrat terkait isu rencana kader lengserkan AHY dari kursi ketua umum.

Instagram@dr_moeldoko/ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko meminta agar Presiden Jokowi tidak dikaitkan dalam isu rencana pengambilalihan kepengurusan Demokrat. Foto kanan : Ketua Umum Partai Demokrat yang baru, Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan pidato kemenangannya saat Kongres V Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (15/3/2020). Dalam kongres tersebut, Agus Harimurti Yudhoyono terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2020-2025 menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono yang selanjutnya menjadi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat. 

"Jadi ceritanya begini teman-teman sekalian, beberapa kali banyak tamu yang berdatangan dan saya orang yang terbuka.

Saya mantan Panglima TNI tetapi saya tidak memberi batas dengan siapa pun, apalagi di rumah ini mau datang terbuka 24 jam siapa pun.

Moeldoko melanjutkan, awalnya mereka hanya berbincang banyak hal, salah satunya soal pertanian.

Hingga akhirnya para kader itu curhat tentang kondisi di dalam Partai Demokrat.

Akhirnya, Moeldoko pun merasa prihatin dengan curhatan kader Demokrat yang ia maksud itu.

"Secara bergelombang mereka datang berbondong-bondong ya kita terima.

Konteksnya apa saya juga nggak ngerti, dari obrolan itu saya awali dengan pertanian, karena saya suka pertanian," jelasnya.

"Mereka curhat situasi ya gue dengerin aja.

Berikutnya ya udah dengerin aja, ya, saya juga prihatin dengan situasi itu, karena saya juga bagian yang mencintai demokrat," kata dia.

Bantah Halusinasi

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved