Breaking News:

Moeldoko Jelaskan Isu Kader Demokrat Lengserkan AHY, Andi Arief Singgung Restu Presiden Jokowi

Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko blak-blakan soal tudingan Partai Demokrat terkait isu rencana kader lengserkan AHY dari kursi ketua umum.

Editor: Iksan Fauzi
Instagram@dr_moeldoko/ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko meminta agar Presiden Jokowi tidak dikaitkan dalam isu rencana pengambilalihan kepengurusan Demokrat. Foto kanan : Ketua Umum Partai Demokrat yang baru, Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan pidato kemenangannya saat Kongres V Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (15/3/2020). Dalam kongres tersebut, Agus Harimurti Yudhoyono terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2020-2025 menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono yang selanjutnya menjadi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat. 

SURYA.co.id - Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko blak-blakan soal tudingan Partai Demokrat terkait isu rencana kader lengserkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari kursi Ketua Umum.  

Di satu sisi, Andi Arief selaku Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat menuding langsung keterlibatan orang dekat Jokowi ikut mengambilalih kursi AHY.

Isu pelengseran AHY dari kursi ketua umum semakin ramai setelah anak emas mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu berkirim surat kepada Presiden Jokowi untuk meminta klarifikasi.

Apakah benar Moeldoko bakal terlibat dalam pelengseran AHY di Partai Demokrat

Berikut tudingan Andi Arief dan jawaban Moeldoko di artikel di bawah ini.

Melalui akun Twitter pada Senin (1/2/2021), Andi Arief terang-terangan menyebut pejabat tinggi di lingkaran Istana yang akan melengserkan AHY adalah Moeldoko.

Hal itu diungkapkan Andi Arief melalui cuitan akun Twitter pribadinya, @Andiarief_.

"Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di Demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko," ungkap Andi Arief.

Andi Arief juga menyebut alasan AHY berkirim surat kepada Jokowi meminta konfirmasi dan klarifikasi.

"Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi," ujarnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved