Breaking News:

Virus Corona di Bondowoso

Bupati Bondowoso dan Sejumlah Pejabat Batal Disuntik Vaksin karena Beberapa Alasan

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Mohammad Imron mengatakan beberapa pejabat gagal diberikan vaksin karena beberapa faktor.

surya.co.id/danendra kusumawardana
Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat menjalani vaksinasi Covid-19 Sinovac di Aula RSUD dr Koesnadi Bondowoso, Senin (1/2/2021). 

SURYA.co.id | BONDOWOSO - Pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bondowoso terus berlanjut.

Seusai para nakes dan non nakes yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan kesehatan, kini giliran pejabat forkopimda jadi penerima vaksin.

Namun, ada sejumlah pejabat yang tak memenuhi syarat untuk disuntik vaksin.

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Mohammad Imron mengatakan beberapa pejabat gagal diberikan vaksin karena faktor usia, komorbid, dan sudah pernah terpapar Covid-19.

Pejabat tersebut yakni, Bupati Bondowoso Salwa Arifin, Ketua DPRD Bondowoso H Ahmad Dhafir, dan Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Azis Widarto, dan Ketua MUI Bondowoso KH Asy'ari Pasha.

"Usia di atas 60 tahun tak diberikan vaksin. Karena untuk keamanan belum ada rekomendasi BPOM dan Kemenkes. Yang usianya di atas 60 tahun yakni Bupati dan Ketua MUI," katanya, Senin (1/2). Sementara sesuai aturan vaksin diberikan kepada masyarakat berusia 18-59 tahun.

Ia melanjutkan, Kajari Bondowoso masuk kategori kedua, yaitu ada komorbid. 

Sedangkan, ketua DPRD Bondowoso pernah terpapar Covid-19.

"Kalau ada komorbid juga tidak diberikan vaksin. Bagi pejabat yang pernah terpapar Covid-19 kekebalan tubuhnya sudah terbentuk, sehingga turut tak diberikan vaksin," lanjutnya.

Imron menyebutkan, ada dua tahapan dalam penyuntik vaksin. Tahap ke dua vaksinasi bakal dilakukan selang 14 hari ke depan.

Beberapa hari lalu, Kabupaten Bondowoso kembali menerima kiriman vaksin Covid-19 Sinovac tahap kedua  sebanyak 2.960 vial.

"Mereka yang sudah mendapatkan vaksin tahap pertama, akan diberikan kembali selang 14 hari. Kami menargetkan minggu ke 3 Februari klaster nakes dan non nakes tuntas diberikan vaksin," sebutnya.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD dr Koesnadi, Yus Priyatna mengatakan, mengingat bupati dan beberapa pejabat lain bukan penerima vaksin, pihaknya menyarankan agar dalam setiap kegiatan selalu memperhatikan protokol kesehatan.

Adapun pejabat yang disuntik vaksin Covid-19 di antaranya Wabup Bondowoso Irwan Bachtiar Rachmat, Wakil Ketua DPRD Sinung Sudrajat, Kapolres Bondowoso, Dandim 0822, dan organisasi profesi seperti IDI.

Pelaksanaan vaksinasi bagi Forkopimda salah satunya digelar di Aula RSUD dr Koesnadi Bondowoso. 

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved