Breaking News:

Berita Lifestyle

Sosok Anastasya Silvana, Setahun Sekolah di Korea Selatan Sambil Bekerja

Ia memanfaatkan betul waktunya selama di Korea Selatan untuk mendapat pengalaman sebanyak-banyaknya.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
Anastasya Silvana harus menyiasati perbedaan suhu Korea-Surabaya saat membuat korean tart. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Anastasya Silvana mengaku sempat menempuh pendidikan selama satu tahun di Korea Selatan.

Selama satu tahun itu, tidak seluruhnya hanya digunakan untuk bersekolah.

Ia memanfaatkan betul waktunya selama di Korea Selatan untuk mendapat pengalaman sebanyak-banyaknya.

"Jadi waktu ke Korea itu memang bagian dari pendidikan di kampus. Dalam waktu satu tahun itu, enam bulan saya gunakan untuk magang dan sisanya bekerja," terang perempuan yang akrab disapa Tasya itu.

Tak hanya itu, Tasya juga mengambil kursus untuk membuat korean tart saat berada di Negeri Ginseng tersebut.

Namun, agaknya ada yang berbeda saat Tasya mencoba mengaplikasikan ilmu membuat korean tart di Indonesia.

"Satu-satunya kendala yang saya hadapi saat pertama kali membuat korean tart adalah suhu udara," tutur Tasya.

Korean tart dikenal menggunakan banyak krim yang dioleskan ke cake, baik pada bagian dalam maupun luar.

Namun saat Tasya mencoba mempraktikkan di Surabaya, krim agak susah mengembang dan lebih cepat turun.

Hal itu dikarenakan suhu Surabaya yang lebih panas dibanding Korea.

Meski cukup kesusahan pada awal pembuatan, Tasya mengaku sudah menemukan siasat supaya pengaplikasian krim tidak mudah turun.

"Selama kemarau, saya siasati dengan mengoleskan atau menggambar lebih cepat. Juga, tidak langsung melakukannya dalam satu waktu. Misal, sudah jadi setengah bagian, langsung saya masukkan ke kulkas. Kalau sudah agak keras, saya keluarkan lagi untuk lanjut menggambar," jelas lulusan Manajemen Perhotelan Universitas Kristen Petra Surabaya itu.

Teknik seperti itu tidak hanya dilakukan Tasya saat cuaca sedang panas.

Misalnya saja saat ia mendapat pesanan korean tart dengan hiasan gambar karakter.

"Karena tekstur krim yang lembek, biasanya kalau sudah dioles untuk base, akan saya resting dulu di dalam kulkas selama kurang lebih satu jam. Gunanya untuk membuat tekstur krim agak mengeras. Baru setelah itu, saya lanjut menggambar hiasan lainnya," tutup Tasya.

Penulis: Akira Tandika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved