Kamis, 9 April 2026

Berita Lumajang

Pengentasan Krisis Air Bersih di Lumajang Utara, Kini 4 Desa Terkena Program Pamsimas

Pemerintah Kabupaten Lumajang kini telah memasok air bersih melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Cak Sur
Istimewa
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dan wakilnya, Indah Amperawati saat meninjau aliran air dari program Pamsimas. 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Sudah menjadi tirakat tiap tahun warga di Lumajang Utara, utamanya di Kecamatan Ranuyoso yang mengeluhkan ketersediaan air bersih.

Menanggapi keluhan itu, pemerintah setempat kini telah memasok air bersih melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Empat tempat yang sudah terkena program Pamsimas di antaranya adalah Desa Wates Wetan, Wates Kulon, Wonoayu dan Penawungan.

"Saya bersama Ibu Wakil Bupati concern betul menuntaskan permasalahan air bersih di Lumajang wilayah utara," ujar Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat meninjau aliran air di Kecamatan Ranuyoso, Sabtu (30/1/2021).

Thoriq menjelaskan, bahwa penuntasan akses air bersih di wilayah utara menjadi prioritas utamanya bersama Wabup Indah Amperawati.

Selain penyediaan akses air melalui Perumdam Tirta Mahameru yang kini mulai dibenahi, Pamsimas menjadi penunjang dalam mempercepat penyediaan akses air bersih di wilayah utara.

"Apresiasi saya kepada kepala desa atas support dan kerja kerasnya agar akses air bersih di Kecamatan Ranuyoso segera terwujud," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati yang turut mendampingi Bupati Thoriq berharap, agar Pamsimas yang berasal dari sumber mata air Ranu Bedali dapat dimanfaatkan dengan baik dan tetap hemat.

Ia meminta, komitmen masyarakat Ranuyoso dalam menjaga ketersediaan air di dekat sumber mata air dengan rajin melakukan penanaman pohon sebagai tabungan air yang dapat diwariskan kepada anak cucu ke depan.

"Harus dijaga betul dengan rajin menanam tanaman seperti bambu, sukun, trembesi supaya sumber air bisa terus terjaga. Mungkin dalam waktu 5 tahun tidak berpengaruh tetapi 10-20 tahun mendatang anak cucu kita bisa," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved