Breaking News:

Virus Corona di Lamongan

Lamongan kembali Dapat Kiriman 6.200 Vial Vaksin Sinovac, 5.816 Nakes Siap Divaksin

Vaksin COVID-19 Sinovac kembali tiba. Lamongan kini mendapat kiriman lagi sebanyak 6200 vial vaksin.

surya.co.id/hanif manshuri
Kepala Instalasi Farmasi Dinkes Lamongan Niken Wulandari saat menjelaskan pada awak media, Jumat (29/1/2021). 

SURYA.co.id l LAMONGAN  - Vaksin COVID-19 Sinovac kembali tiba. Lamongan kini mendapat kiriman lagi sebanyak 6200 vial vaksin.

Penambahan jatah yang  sudah berada di Instalasi Farmasi Dinkes Lamongan jalan Kusuma Bangsa dipastikan mampu memenuhi vaksin untuk para nakes. 

Kepala Dinas Kesehatan Lamongan Taufik Hidayat membenarkan pihaknya hari ini  menerima vaksin untuk kedua kalinya.

"Betul. Ini yang kedua, sebanyak 6.200 vial," kata Taufik Hidayat saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (29/1/2021).

Vaksin kedua yang datang ini, menurut Taufik, peruntukannya masih untuk tenaga kesehatan karena masih ada tambahan nakes susulan, sementara kiriman vaksin sebelumnya belum cukup.

Jumlah nakes di Lamongan yang akan menerima vaksin  5.816 dan kemudian masih bisa bertambah seiring data yang datang dari pemerintah pusat.

"Masih ada tambahan nakes susulan. Masih menunggu by name by address-nya dari pusat aplikasinya. Kemungkinan masih tambah," ungkap Taufik. 

Dia mengatakan, untuk injeksi vaksin tahap kedua diagendakan akan berlangsung pada 10 Februari mendatang.

Pelaksanaan injeksi vaksin kedua ini, imbuh Taufik, berjarak minimal 14 hari dari injeksi pertama untuk hasil yang maksimal. 

Jaga fisik tetap sehat menjelang divaksinasi.  Semakin sehat saat di vaksin akan semakin bagus hasilnya dan tentunya tetap taat Prokes karena untuk menyelesaikan pandemi saat ini perlu 2 hal penting, yaitu Vaksinasi dan Prokes

Sementara, Kepala Instalasi Farmasi Dinkes Lamongan Niken Wulandari membenarkan jika Lamongan kembali menerima 6.200 vial vaksin Sinovac. Saat ini, kata Niken, vaksin ini disimpan di tempat penyimpanan yang ada di Instalasi Farmasi sambil menunggu untuk didistribusikan.

"Sementara tetap kami simpan di sini. Untuk distribusi saat ini belum ada petunjuk untuk distribusi karena menunggu petunjuk dari Dinkes," katanya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved