Berita Bangkalan Madura

Hujan Angin Kencang di Bangkalan, Pengendara Motor Berhenti, Cuaca Ekstrem Disebut hingga Maret

Tanda-tanda hujan lebat terlihat sejak  mendung berwarna abu-abu mulai menggelayut di langit Bangkalan, Jumat (29/1/2021) pagi.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Parmin
surya.co.id/ahmad faisol
Hujan disertai angin kencang terjadi di depan Gang Tores, Desa Jaddih Kecamatan Socah, Bangkalan. Pengendara motor pun pilih menepi, Jumat (29/1/2021). 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Tanda-tanda hujan lebat terlihat sejak  mendung berwarna abu-abu mulai menggelayut di langit Bangkalan, Jumat (29/1/2021) pagi.

Awan mendung 'tak kuasa menahan beban'. Gerimis pun mulai membasahi sejumlah wilayah di Kabupaten Bangkalan sekitar pukul 14.15 WIB.

Perlahan, intensitas hujan terus meningkat disertai hembusan angin kencang dan diselingi  suara petir.

Seperti halnya di Desa Jaddih, Kecamatan Socah. Gerakan ranting dan dahan pepohonan nampak seirama dengan deru angin. 

Sejumlah pengendara sepeda motor memilih untuk menepi, tepat di depan Gang Tores, Dusun Jaddih Utara I.

"Hujannya tidak seberapa deras, cuma anginnya kencang.  Menkhawatirkan, lebih baik menepi dulu," ungkap seorang pengendara sepeda motor bersama isteri dan anak balitanya.

Dalam Peringatan Dini Cuaca Jatim per 29 Januari 2021 yang disampaikan Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda BMKG melalui BPBD Kabupaten Bangkalan, potensi hujan intensitas sedang-lebat terjadi pada pukul 13.20 WIB.

"Siaga Mas," ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, Rizal Morris kepada Surya.o.id melalui layanan pesan singkat WhatSapp.

Ia menjelaskan, di saat bersamaan angin kencang disertai petir juga berpotensi terjadi sejumlah kecamatan lain di Bangkalan.

Seperti di Kecamatan Burneh, Arosbaya, Klampis, Geger, Konang, dan Galis.

"Kondisi seperti ini berpotesi akan terus berlanjut sampai Maret-Mei," jelasnya.

Angin kencang telah merobohkan sejumlah pohon di sejumlah wilayah di Kabupaten Bangkalan beberapa waktu lalu.

Seperti di akses menuju Jembatan Suramadu, kawasan Kota Bangkalan, Arosbaya, dan Kecamatan Burneh.

Bahkan cuaca ekstrem di Bangkalan telah menyebabkan seorang warga Kecamatan Tanah Merah meninggal.

Ia tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang ketika mengendarai sepeda motor di Jalan Desa Batonaong Kecamatan Arosbaya, Minggu (15/11/2020).

"Hindari aktifitas di luar rumah saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang," pungkas Rizal.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved