Breaking News:

Berita Malang

Fakta Jenazah Covid-19 di Kota Malang Tertukar, Petugas Pingsan Dipukul Keluarga Pasien yang Marah

Fakta jenazah Covid-19 di Kota Malang tertukar hingga terjadi penganiayaan kepada petugas oleh keluarga pasien yang marah.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase tangkapan layar
Fakta jenazah Covid-19 di Kota Malang tertukar dengan jenazah pasien lain. Petugas pun pingsan setelah dipukul oleh salah stau keluarga pasien yang marah. 

khusus saya tetap menjalankan tugas apapun kondisinya, kemanusian harus kami utamakan," tandasnya.

Kronologi

Koordinator Pemakaman Covid-19 PSC 119, Dhana Setiawan membenarkan kejadian tertukarnya jenazah Covid-19.

Dia menceritakan kronologinya, sekitar pukul 14.45 WIB tim pemakaman menuju kamar jenazah RSSA untuk mengambil jenazah yang akan dimakamkan di TPU Sukun.

Jenazah nomor antrean 4 tersebut diundur pemakamannya lantaran jenazah nomor 3 dan 5 dimakamkan bersama di TPU Sukun.

Lantaran tak sabar menunggu, keluarga jenazah nomor 4 sempat tidak terima dan sempat adu mulut dengan dua petugas PSC 119 Dinas Kesehatan Kota Malang, inisial TE dan A.

"Memang sempat ada adu mulut.

Dan keluarga tidak berkenan untuk jenazah dimakamkan oleh tim.

Mereka memutuskan untuk memanggil ambulance sendiri lantaran merasa sakit hati," ucapnya.

Setelah itu, salah seorang keluarga jenazah sempat mengumpat kepada anggota pemakaman TE.

Tak terima dengan hal tersebut, A kemudian membenturkan badannya ke salah satu anggota keluarga yang marah tersebut.

Dilerai polisi

Hingga akhirnya dipisah oleh petugas kepolisian yang pada saat itu berada di kamar jenazah sebelum diberangkatkan ke TPU Kasin.

"Setelah dipisah, baru jenazah dibawa ke pemakaman. Namun salah satu anggota keluarga menyadari bahwa peti yang dibawa bukan jenazah keluarganya. Namun jenazah nomor antrean 6," ucapnya.

Karena merasa tak terima, salah satu anggota keluarga jenazah W kembali adu mulut dengan petugas PSC 119 Kota Malang.

Hingga akhirnya ada pemukulan yang menyebabkan petugas inisial A pingsan dan dan dilarikan ke Tumah Sakit RKZ untuk mendapatkan perawatan.

"Ya setelah kejadian itu petugas langsung kembali lagi ke RSSA untuk mengambil jenazah W. Biar segera dimakamkan," tandasnya. (Rifky Edgar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved