Breaking News:

Warga Surabaya Terima Rp 446,188 Juta Klaim Perawatan Covid-19 dari AXA Mandiri dan BSM 

Syamsul menerima premi sebesar Rp 446,188 juta dari program asuransi mandiri, Perlindungan Sejahtera Syariah.

surya.co.id/ahmad zaimul haq
PENYERAHAN KLAIM - Edi Dwi Effendi, Are Manager PT Bank Mandiri Syairah Area Surabaya Kota (kiri) saat menyerahkan klaim Asuransi Mandiri secara simbolis kepada Syamsul Hariadi, penyintas Covid-19 di PT Bank Syariah Mandiri Jl Raya Darmo No 17, Kamis (28/1/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga Surabaya atas nama Syamsul Hariadi hadir di Bank Syariah Mandiri (BSM) untuk menerima klaim atas asuransi AXA Mandiri Syariah, Kamis (26/1/2021).

Syamsul mencairkan dana klaim atas biaya pengobatannya saat terserang Covid 19.

"Saya menjalani perawatan Covid 19 selama 27 hari. Istri juga, dan menjalani perawatan selama 6 hari. Di RS Premier Surabaya," kata Syamsul, saat ditemui di BSM Jalan Raya Darmo, Surabaya. 

Syamsul menerima premi sebesar Rp 446,188 juta dari program asuransi mandiri, Perlindungan Sejahtera Syariah.

"Saya sama sekali tidak menghendaki kena Covid. Tapi ternyata harus merasakan kena virus ini, dan Alhamdulillah asuransi mengcover perawatan Covid saya. Saya ucapkan terima kasih," tambah Syamsul.

Edi Dwi Efendi CWM, Area Manager Bank Syariah Mandiri Surabaya Kota, mengatakan, pihaknya memang memiliki program asuransi kesehatan yang bekerjasama dengan AXA Mandiri.

"Pak Syamsul ini adalah nasabah untuk asuransi Perlindungan Sejahtera Syariah yang salah satunya mengcover kesehatan, termasuk Covid-19," ungkap Edi.

Saat ini diakuinya, pandemi covid 19 mendorong orang untuk semakin aware dengan proteksi atau perlindungan untuk kesehatan.

"Kami dengan menggandeng AXA Mandiri ada proteksi itu, dan jumlah nasabah untuk mengikuti program ini terus meningkat," jelas Edi.

Namun, berapa peningkatannya, Edi menyebut, masih dilakukan kalkulasi. Dengan adanya klaim dari nasabah atas nama Syamsul ini, menunjukkan bila Covid 19 yang masih terus mengalami peningkatan jumlah penderita, membuat produk ini menjadi diminati.

"Harapannya bisa bertambah lagi untuk nasabah yang menggunakan program ini dengan sebanyak-banyaknya. Karena selain mengcover covid 19, program ini juga memberikan banyak pilhan untuk mengcover berbagai penyakit lainnya," tandas Edi.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved