Breaking News:

Berita Tulungagung

Dari Donasi Uang Kecil, Alfamart Salurkan 100 Paket Sembako Dampak Pandemi di Tulungagung

Dikatakan Faruq, bantuan sosial ini diambilkan dari donasi masyarakat yang dikumpulkan dari kembalian uang kecil di Alfamart.

surya/david yohanes
Perwakilan warga menerima paket sembako di kantor DPMPTSP Tulungagung, Selasa (26/1/2021). 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Kepedulian dunia usaha selama pandemi Covid-19 tetap mengalir bahkan dalam kapasitas yang semakin besar. Seperti dilakukan jaringan minimarket nasional Alfamart Cabang Malang yang menyalurkan 100 paket sembako untuk warga Ngujang, Kecamatan Kedungwaru dan sekitarnya, Selasa (26/1/2021).

Bantuan ini disalurkan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tulungagung. "Kami serahkan bantuan melalui DPMPTSP Tulungagung agar nanti disalurkan kepada warga," terang Corporate Communications Manager (Corcom) PT Sumber Alfaria Trijaya Cabang Malang, M Faruq.

Dikatakan Faruq, bantuan sosial ini diambilkan dari donasi masyarakat yang dikumpulkan dari kembalian uang kecil di Alfamart. Menurut Faruq, pemberian bantuan ini bagian dari rangkaian penyaluran dana sosial selama pandemi.

Bantuan sembako dinilai penting, karena banyak warga yang terdampak secara ekonomi. "Pekan lalu kami juga menyalurkan ratusan paket sembako di wilayah Alfamart Cabang Malang," sambung Faruq.

Bantuan itu antara lain 250 paket untuk Yayasan Pujiharjo Trenggalek, 100 paket untuk Rumah Alquran Ketintang Surabaya, 50 paket ke Yayasan Al-kahfi Kota Malang dan 50 paket ke sebuah yayasan di Bululawang Malang.

Masih menurut Faruq, yayasan-yayasan yang membutuhkan bantuan paket sembako bisa mengajukan ke Alfamart Cabang Malang. Pihaknya akan menyalurkan bantuan itu melalui yayasan sosial yang sudah ditunjuk.

Bantuan itu diwujudkan dalam bentuk beras, gula, minyak dan mie. "Kami menggandeng Lazisz NU, Lazis Muhammadiyah, Yayasan Bahrul Mafiroh Cinta Indonesia dan Mizan Amanah," tuturnya.

Menurut Faruq, secara nasional donasi dari pembeli terkumpul Rp 1 miliar hinga Rp 1,5 miliar per bulan. Dana donasi itu kemudian disalurkan lewat 30 cabang Alfamart di seluruh Indonesia.

"Kecenderungan hasil donasi ini malah naik selama pandemi. Kami menduga ada kesadaran dari konsumen, untuk meringankan beban warga lain lewat donasi," papar Faruq.

Dana sosial dari masyarakat ini tidak selalu diwujudkan sembako. Karena Alfamart kerap menyalurkan bantuan berupa bantuan sepatu untuk pelajar. Selain itu ada juga paket peralatan sekolah.

Menurut Kepala DPMPTS Tulungagung, Marjadji, bantuan dari konsumen Alfamart itu akan disalurkan kepada warga sekitar kantor. Sebanyak 45 paket untuk warga Desa Ngujang, dan 35 paket untuk warga Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru.

Sementara sisanya akan disalurkan langsung DPMPTSP untuk warga lain yang belum terdata. "Kami menggandeng pemerintah desa setempat untuk menyalurkan bantuan ini," ucap Marjadji. ***

Penulis: David Yohanes
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved