Breaking News:

PLN

Penggunaan Lampu UV Diakui Terbukti Tingkatkan Produktivitas Tanaman Hidroponik

Kegiatan tanam sayur hidroponik didukung program PLN Peduli dengan penggunaan lampu UV dengan memberi hasi lebih maksimal. 

foto: PLN UID Jatim
Kegiatan tanam sayur hidroponik didukung program PLN Peduli dengan penggunaan lampu UV dengan memberi hasi lebih maksimal.  

SURYA.co.id | SURABAYA  - Program PLN Peduli  bekerja sama dengan Pusat Pelatihan Pertanian & Pedesaan Swadaya (P4S) Buana Lestari mulai mengembangkan sistem hidroponik dengan memanfaatkan sinar lampu UV. 

P4S berada di Wisata Edukasi Tani Terpadu (WETT) Betet, Desa Betet, Kabupaten Nganjuk.

"Telah banyak pihak yang menghubungi untuk mempelajari teknik pengairan dan penyinaran lampu UV tersebut," kata Ahmad Syaikhu, Ketua P4S Jawa Timur, Jumat (23/1/2021).

Hal itu disepakati oleh Asrori, yang merupakan motor dari program hidroponik sinar lampu UV di WETT Betet.

"Bahwa teknik hidroponik dengan memanfaatkan sinar lampu UV sebagai pengganti cahaya matahari di malam hari, membuat pertumbuhan tanaman akan lebih optimal," kata Asrori.

Hal itu dikarenakan, tanaman akan tetap berfotosintesis dengan bantuan sinar lampu UV meskipun di malam hari.

“Tanaman sayur organik dengan metode hidroponik yang memanfaatkan aliran listrik untuk pengairan juga penerangan sinar lampu UV di malam hari, membuat nutrisi yang dibutuhkan tanaman terus terjaga serta mendapatkan cukup sinar selama 24 jam penuh," ungkap Asrori.

Dengan sistem pengairan yang stabil dan penerangan dengan lampu UV ini, sayur organik ini dapat dipanen hanya dalam waktu 30-35 hari, lebih cepat dari waktu normalnya 45 hari.

"Tentunya lebih berat dari hidroponik biasa yang biasanya hanya mencapai 150 gram per batang tanamannya," lanjut Asrori.

Hanya lampu yang digunakan harus lampu khusus yang biasa disebut GROW LED yang memancarkan spektrum cahaya ultraviolet, jarak antarlampu pun harus menyesuaikan yakni idealnya 1 lampu untuk 2m2 dengan tinggi 150 cm dari tanaman.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved