Breaking News:

Berita Kediri

Manfaatkan Sumber Mata Air Untuk Tempat Edukasi dan Konservasi di Kota Kediri

Selain untuk menjaga kelestarian, sumber mata air menjadi tempat wisata, edukasi dan konservasi kelestarian lingkungan.

surya.co.id/didik mashudi
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengunjungi bak penampungan air di Sumber Jiput. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Kota Kediri telah melakukan upaya konservasi sejumlah sumber mata air.

Selain untuk menjaga kelestarian, sumber mata air menjadi tempat wisata, edukasi dan konservasi kelestarian lingkungan.

Beberapa sumber mata air yang telah dilakukan penataan dan tempat konservasi seperti Sumber Jiput, Sumber Banteng dan Sumber Bulus yang ada di wilayah Kecamatan Pesantren.

Sumber mata air yang masih produktif ini selain sebagai tempat untuk berteduh, bermain, berwisata, juga digunakan untuk mengairi lahan pertanian.

Widiantoro, Camat Pesantren menjelaskan, salah satu sumber mata air yang dijaga kelestariannya adalah Sumber Banteng.

Sumber mata air yang terletak di Lingkungan Wangkalan, Kelurahan Tempurejo ini telah dimanfaatkan sebagai tempat wisata keluarga edukatif, namun kelestarian alamnya juga terus dijaga.

“Kami melakukan perawatan pohon, membersihkan lumpur yang mengendap, dan juga penanaman beberapa tumbuhan agar kawasan sumber lebih asri. Beberapa benih ikan juga dipelihara di sumber tersebut,” jelasnya.

Baca juga: Kehebatan Spesifikasi Mobil Kepresidenan Joe Biden, Pernah Dipakai Donald Trump, Berjuluk The Beast

Baca juga: Di Kota Surabaya, KTP Pelanggar Protokol Kesehatan Disita, Baru Diberikan Jika Sudah Bayar Denda

Baca juga: Daftar Kekayaan Irjen Wahyu Widada Kandidat Kuat Kabareskrim Pengganti Listyo Sigit, ini Biodatanya

Dengan berubahnya sumber mata air yang dahulunya hanya digunakan masyarakat untuk mencuci, sekarang telah menjadi tempat wisata edukatif berdampak pada perekonomian warga di sekitarnya.

Masyarakat dapat berjualan makanan atau aneka jajanan di sekitar sumber yang mulai ramai didatangi pengunjung. Sehingga perputaran ekonomi juga dirasakan masyarakat sekitarnya.

Untuk melestarikan habitat ikan juga dilakukan penaburan benih ikan ke lokasi sumber.

Halaman
123
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved