Berita Lamongan

Cek Kesiapan Vaksinasi Covid-19 di Lamongan, Bupati Fadeli Serahkan 11 Mobil Ambulance PSC 119

Satgas Covid-19 Lamongan terus melakukan pematangan kesiapan untuk pelaksanaan program vaksinasi.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Hanif Manshuri
Bupati Lamongan, Fadeli didampingi Kapolres AKBP Miko Indrayana bersama Dandim Letkol Infantri Sidik Wiyono mengunjungi Instalasi Farmasi Kesehatan untuk Monitor dan Evaluasi Kesiapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Jumat (22/1/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Sembari menunggu kedatangan vaksin Covid-19 tiba di Kabupaten Lamongan, Satgas Covid-19 Lamongan terus melakukan pematangan kesiapan untuk pelaksanaan program vaksinasi. Mulai dari kesiapan vaksinator, sarana dan prasarana, hingga uji coba distribusi vaksin ke kecamatan terjauh.

Segala persiapan itu diawali oleh Bupati Lamongan, Fadeli didampingi Kapolres AKBP Miko Indrayana bersama Dandim Letkol Infantri Sidik Wiyono mengunjungi Instalasi Farmasi Kesehatan Kabupaten Lamongan untuk lakukan Monitor dan Evaluasi Kesiapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Jumat (22/1/2021) pagi.

“Kondisi pandemi Covid-19 di Lamongan masih belum mereda, berbagai upaya terus kami lakukan dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan masyarakat. Kami harus terus mewaspadai, tetap terapkan protokol kesehatan,” kata Fadeli.

Usai meninjau sarana persiapan dan kesiapan vaksinasi, Bupati Fadeli menyerahkan mobil ambulance Public Safety Center (PSC) 119 kepada 11 puskesmas. Yakni Puskesmas Karangkembang, Babat, Ngimbang, Lamongan. Kemudian Puskesmas Mantup, Karangbinangun, Sukodadi, Karanggeneng, Brondong, Paciran dan Puskesmas Sekaran.

Selain berfungsi untuk transportasi, Ambulance PSC 119 juga di fungsikan untuk perawatan dan stabilisasi pasien sebelum di fasilitas pelayanan kesehatan. Karena di dalamnya terdapat peralatan kesehatan mulai dari yang sederhana hingga canggih, seperti alat monitor dan ventilator.

“Semoga dengan di launching ambulance PSC 119 ini dapat membantu masyarakat. Tingkat kesadaran masyarakat cukup tinggi. Dengan adanya Pemberlakukan Pembatasan Kegitan Masyarakat (PPKM) dapat menurunkan angka penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, dr Taufik Hidayat menerangkan, bahwa Lamongan sudah siap untuk melakukan vaksinasi.

“Perlu kami laporkan, bahwa kami telah siap melaksanakan vaksinasi. Distribusi vaksin diperkirakan tanggal 27 atau 28 Januari dan pelaksanaan kegiatan awal Februari,” terangnya.

Dengan didukung 410 tenaga kesehatan yang tersebar di 36 pelayanan kesehatan, lanjut dr Taufik, di masing-masing pos pelayanan kesehatan telah disipakan secara matang. Mulai dari penyediaan mekanisme antrean, meja pendaftaran, alat cek kesehatan, tempat vaksinasi hingga ruang tunggu apabila terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Selain kesiapan SDM, dr Taufik juga menjamin sarana lainnya telah siap, seperti sarana cold cain (menjaga rantai dingin) dari tingkat penyimpanan hingga pelaksanaan (distribusi) untuk menjaga suhu vaksin antara 2 hingga 8 derajat celcius, sehingga vaksin tetap terjaga dan tidak rusak.

Terdapat 10 alat untuk penyimpanan vaksin Covid-19 di Gudang Farmasi Dinkes Lamongan. Enam di antaranya dikhususkan di awal, untuk vaksin Covid-19 dengan kapasitas 6.000 hingga 8.000 vial. Karena 1 refrigerator dapat menyimpan kurang lebih 1.500 vaksin vial,” jelasnya.

Diterangkan lebih lanjut olehnya, terdapat satu unit mobil yang telah disiapkan secara khusus untuk pendistribusian vaksin ke pelayanan kesehatan yang telah lolos uji coba. Dengan sasaran pertama sejumlah 6.650 tenaga kesehatan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved