Breaking News:

Berita Lifestyle

Pudarkan Stretchmark Hingga 40 Persen dengan Treatment Fractional Body

Selain muncul setelah melahirkan, stretchmark juga bisa timbul setelah melakukan diet yang tidak teratur.

surya.co.id/sugiharto
dr Fanny Imannuddin M Biomed melakukan tindakan untuk menghilangkan kerutan perut di Miracle Jl MH Thamrin Surabaya, Rabu (20/1/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Masalah stretchmark masih menjadi momok tersendiri bagi kaum hawa maupun kaum adam.

Selain muncul setelah melahirkan, stretchmark juga bisa timbul setelah melakukan diet yang tidak teratur.

"Kalau soal diet, biasanya cara penerapan dietnya yang salah. Sehingga berat tubuh cepat menurun, namun juga cepat naik. Ini dikenal juga dengan istilah diet yoyo," ujar Fanny Imannuddin, Dokter Konsultan Miracle Body Aesthetic Centre Surabaya.

Fanny menyarankan, agar stretchmark tidak muncul saat melakukan diet, maka perlu disertai pula dengan olahraga teratur serta asupan nutrisi.

Tidak perlu melakukan olahraga yang ekstrem untuk menurunkan berat badan sekaligus mengencangkan kulit.

Cukup dilakukan secara rutin dan konsisten, minimal dua hingga tiga kali dalam seminggu.

Lalu untuk perempuan yang baru saja melakukan persalinan, untuk membantu mempercepat proses pemudaran, Fanny menyarankan untuk melakukan treatment seperti Fractional Body.

"Fractional Body bertujuan untuk meregenerasi kulit dengan menggunakan teknologi Erbium YAG laser, yang mampu bekerja secara spesifik hingga menembus lapisan kolagen," tambahnya.

Dengan efek panas yang dikeluarkan oleh laser, maka akan memberikan stimulasi produksi kolagen di kulit.

Terutama pada area yang rusak seperti stretchmark, kulit kendur, dan sebagainya.

Untuk perempuan yang baru saja melahirkan, perawatan ini dinilai cocok oleh Fanny. Hanya saja, perlu diperhatikan waktu yang diambil untuk melakukannya.

"Kalau yang persalinannya dilakukan secara operasi, harus menunggu satu hingga dua bulan sampai lukanya betul-betul mengering. Kalau persalinan normal, biasanya menunggu hingga nifasnya selesai," jelas Fanny.

Sementara itu, untuk mendapat hasil yang maksimal, dokter perlu melakukan pengecekan. Termasuk di dalamnya adalah mengecek grade dari stretchmark.

"Karena tidak semua jenis stretchmark bisa ditangani dengan cepat, tergantung tingkatannya. Kalau seperti stretchmark jenis satu dan dua, masih bisa ditangani dengan hasil kurang lebih 40 persen. Untuk jenis tiga hingga empat, perlu perawatan lebih ekstra lagi," tutupnya.

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved