Breaking News:

Sosok Kristen Gray, Warga Amerika yang Diusir dari Indonesia setelah Viral di Twitter, Ini 'Dosanya'

Inilah profil Kristen Grey, warga negara Amerika yang diusir (dideportase) dari Indonesia setelah cuitannya tentang Bali  viral di media sosial.

Editor: Musahadah
Tribun Bali
Kristen Gray dideportase atau diusir dari Indonesia setelah mengunggah ajakan tinggal di Indonesia. Berikut sosoknya. 

kemudian alamatnya pada saat itu posisi dia di Karangasem," kata Eko dikutip via Kompas.com Kristen Gray Dicari Petugas karena Ajak Turis Asing Ramai-ramai Tinggal di Bali

Menurut pihak Imigrasi, Kristen masih memiliki izin tinggal yang berlaku hingga saat ini.

Menurut Kepala bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi, Arvin Gumilang mengatakan izin yang membolehkan Kristen tinggal di Bali yaitu izin tinggal kunjungan yang dikeluarkan oleh kantor imigrasi Denpasar, Bali.

Arvin membantah kabar yang menyebut Kristen Gray overstay. 

"Kalau diberitakan yang bersangkutan overstay saat ini kami melihat yang bersangkutan masih memiliki izin tinggal," katanya sebagaimana diberitakan Kompas.com. 

Dia juga menjelaskan, izin tinggal adalah keterangan tertulis yang diberikan oleh pejabat imigrasi di wilayah Indonesia kepada orang asing untuk tinggal di wilayah Indonesia.

"Ada izin tinggal kunjungan memungkinkan orang asing untuk tinggal paling lama 180 hari," imbuhnya.

4. Datang dengan Visa Kunjungan

Kepala Divisi Keimigrasian Wilayah Kemenkumham Bali, Eko Budianto, mengungkapkan Kristen Gray masuk ke Bali lewat Bandara I Gusti Ngurah Rai pada 21 januari 2020.

Sejak saat itu, ia tinggal di Bali karena adanya pandemi Covid-19.

Menurut Eko, Kristen Gray telah melakukan perpanjangan izin tinggal di Kantor Imigrasi Denpasar.

"Izin tinggal kunjungan warga Amerika Serikat kemudian saat ini posisinya berada di Karangasem," kata dia.

TVisa yang digunakan oleh yang bersangkutan adalah visa kunjungan atau visa B211 VK Sosial Budaya itu dengan sponsor perseorangan.

Mengenai agen visa yang disebutkan oleh Kristen Grey setelah ditelusuri itu ternyata tidak mengenal agen tersebut, jadi yang bersangkutan hanya mencantumkan saja.

Kenapa dicantumkan? karena hasil dari Googling-nya diketahui bahwa agen tersebut banyak memberikan informasi bagaimana cara masuk ke Indonesia.

"Jadi hanya melalui Google sebenarnya dia ketahui itu. Ternyata hubungannya dengan agen tersebut tidak ada. Sebenarnya yang dikatakan olehnya masuk melalui pintu gelap itu apalagi zaman sekarang saat pandemi, jangankan melalui pintu gelap yang terang pun susah. Karena penerbangan juga tidak ada. Kemungkinan kecil terjadi," jelasnya.

Terhadap sponsor perseorangan inisial IGW yang mensponsori atau menjamin Kristen Grey belum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak Imigrasi, namun dengan IGW menyampaikan bahwa keberadaan yang bersangkutan di mana dan benar ia mensponsorinya merupakan hal positif.

"Belum melakukan pendalaman kesana tapi pertama kita lihat ada itikad baik bahwa orang ini (Kristen Grey) benar-benar disponsori oleh yang bersangkutan dan diantarkan ke sini. Kalau dia (IGW) tidak punya itikad baik tentu akan disembunyikan keberadaan Kristen Grey. Dan tidak ada keterlibatan sponsor, apa yang dilakukan yang bersangkutan ini di luar sepengetahuan si sponsor atau penjamin," papar Jamaruli Manihuruk.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kristen Grey Diusir, Dianggap Meresahkan karena Sebarkan Info LGBT dan Kemudahan Masuk Indonesia

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved