Berita Bondowoso

Jumlah Pengunjung Kawah Ijen Bondowoso Merosot di Awal Tahun 2021, Rata-rata Segini Per Hari

Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah V, Purwantono mengatakan meski Kawah Ijen dibuka kembali pada 4 Januari 2021, traffic pengunjung belum normal.

Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Parmin
surya.co.id/danendra kusumawardana
Pengunjung menikmati Kawah Ijen. 

SURYA.co.id | BONDOWOSO - Jumlah pengunjung Taman Wisata Alam Kawah Ijen turun di awal tahun.

Rata-rata tiap harinya hanyapuluhan wisatawan yang berkunjung.

Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah V, Purwantono mengatakan meski Kawah Ijen telah dibuka kembali pada 4 Januari 2021, traffic pengunjung belum normal.

Jika dirata-rata hanya 50 wisatawan  yang melancong ke kawah Ijen setiap harinya.

"Bisa dibilang wisata Kawah Ijen masih sepi pengunjung. Penyebabnya, pandemi Covid-19 belum berakhir," katanya kepada Surya.co.id, Rabu (20/1).

Ia menyebutkan, bila dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisatawan sebelum Covid-19 melanda, tentu terpaut jauh.

Misalnya, pada 2019, wisatawan yang berkunjung di Kawah Ijen bisa menyentuh angka 500 orang.

Selain itu, pengunjung Kawah Ijen datang dari berbagai daerah.

"Sekarang hanya wisatawan lokal dari Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember saja yang berkunjung di Kawah Ijen," terangnya.

Ia menjelaskan, bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Taman Wisata Alam Kawah Ijen tak perlu menunjukkan surat hasil pemeriksaan rapid antigen.

Petugas hanya memeriksa suhu tubuh wisatawan di pintu masuk dengan thermogun.

Untuk masuk kawasan TWA Kawah Ijen pengunjung harus memesan tiket online di laman tiket.bbksdajatim.org.

"Wisatawan juga wajib memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Kami bakal mengimbau wisatawan untuk menaati protokol kesehatan," jelasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disparpora Bondowoso, Arif Setyo Raharjo membenarkan hal itu.

Tingkat kunjungan wisatawan baik wisatawan domestic (Wisdom) maupun wisatawan mancanegara (Wisman) masih belum sepenuhnya pulih.

"Kunjungan wisatawan belum pulih. Selain karena kondisi pandemic juga musim hujan biasanya berpengaruh pada tingkat kunjungan wisatawan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen ditutup selama 4 hari, tepatnya mulai 31 Desember sampai 3 Januari 2021.

Itu dilakukan untuk mencegah munculnya klaster baru imbas membeludaknya pengunjung.

Kala pandemi Covid-19 ada pembatasan pengunjung menjadi 300 hari biasa dan 450 orang pada hari libur.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved