Breaking News:

Berita Nganjuk

Dorong Pemberdayaan BUMDes, Pemkab Nganjuk Berencana Gunakan Aplikasi BUMDev

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk matangkan rancangan konsep Badan Usaha Milik Desa Development Service (BUMDev).

Foto:humas pemkab nganjuk
Dinas PMD Kabupaten Nganjuk menggelar diskusi matangkan rencana penggunaan aplikasi BUMDev dalam upaya memaksimalkan pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Pemkab Nganjuk melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk matangkan rancangan konsep Badan Usaha Milik Desa Development Service (BUMDev).

Hal itu sebagai salah satu upaya Dinas PMD Kabupaten Nganjuk untuk lebih memberdayakan BUMDes dalam meningkatkan layanan dan kualitas Badan Usaha Milik Desa.

Kabid Pembangunan dan Kerjasama Desa Dinas PMD Kabupaten Nganjuk, Sudarno mengatakan, aplikasi BUMDev tersebut dapat untuk menyelesaikan tiga masalah utama pengembangan BUMDes di Kabupaten Nganjuk.

Yakni minimnya pengetahuan soal BUMDes, terbatasnya keterampilan pengelola BUMDes, dan belum tersedianya alat bantu manajemen BUMDes.

"Tentunya dengan adanya aplikasi BUMDev maka tiga persoalan utama dalam pengembangan BUMDes tersebut bisa teratasi," kata Sudarno, Selasa (19/1/2021).

Dijelaskan Sudarno, salah satu fitur dalam aplikasi BUMDev diantaranya untuk mengatasi masalah diantaranya membantu pendaftaran lembaga BUMDes sehingga dapat divalidasi oleh Pemerintah.

Selain itu, fitur dalam aplikasi BUMDev juga membantu siapapun untuk memperoleh akses informasi terkait bantuan dari Pemerintah dan membantu proses pengelolaan keuangan termasuk pembuatan laporan.

"Diharapkan dengan adanya aplikasi BUMDev tersebut nantinya BUMDes bisa lebih berkembang dalam pengembangan usaha di Pedesaan," tandas Sudarno.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk, Slamet Basuki mengatakan, pihaknya mendukung penuh perencanaan pembuatan aplikasi BUMDev. Untuk itu rencana tersebut secepatnya dilakukan kajian dan menetapkan penggunaan aplikasi tersebut.

"Kami menyambut baik inovasi aplikasi dari PMD tersebut, dan siap memberi dua dukungan. Yakni dukungan teknis berupa menyediakan subdomain dan server untuk database aplikasi serta dukungan publikasi promosi BUMDes," kata Slamet Basuki.

Rencana pembuatan inovasi aplikasi BUMDev tersebut, tambah Slamet Basuki, bisa sebagai langkah awal yang baik untuk pemulihan ekonomi untuk perkembangan di masyarakat. Dan diharapkan dengan adanya aplikasi tersebut bisa mensuport Bumdes dari Tingkat Pusat hingga Tingkat Kabupaten.

"Bumdes sendiri harus dibudayakan, pemulihan ekonomi dan Desa harus benar-benar berkibar dan ditahun ini serta harus bisa terakumulasi," tutur Slamet Basuki.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved