Sabtu, 25 April 2026

Berita Pamekasan

Paripurna Pergantian Wabup Pamekasan Tertunda, Ada Staf Banmus Terjangkit Corona

Fathor memastikan saat ini pihaknya bersama Sekretaris DPRD sedang menyiapkan konsep persiapan digelarnya rapat paripurna

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Deddy Humana
surya/dok
Wabup Pamekasan Rajae. 

SURYA.CO.ID, PAMEKASAN - Sejak wafatnya Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan, Rajae saat perawatan di RSUD Soetomo Surabaya, 31 Desember 2020 lalu, praktis tugas pemerintahan ditangani sendiri oleh Bupati Baddrut Tamam. Sedangkan DPRD setempat belum bisa memutuskan kapan jadwal paripurna pergantian posisi wabup itu.

Dewan memang belum menjadwalkan rapat paripurna pemberhentian Wakil Bupati Rajae karena ada staf pendamping Badan Musyawarah (Bamus) DPRD yang positif Covid-19 usai mengikuti swab test.

"Ada tiga staf DPRD Pamekasan yang reaktif Covid-19 saat kami mengadakan swab test, satu di antaranya adalah staf pendamping Bamus," kata Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrahman kepada TribunMadura.com, Jumat (15/1/2021).

Fathor mengaku masih menunggu kesembuhan staf pendamping Bamus. Nantinya, bila staf itu sudah dinyatakan sembuh, pihaknya langsung menjadwalkan rapat paripurna pemberhentian Wabup Rajae.

"Misal sewaktu karantina selama 15 hari ini tidak ada keluhan lagi dan oleh dokter dinyatakan non reaktif Covid-19, maka kita akan menjadwalkan untuk menggelar rapat paripurna pemberhentian Wabup Rajae," ujarnya.

Fathor memastikan saat ini pihaknya bersama Sekretaris DPRD sedang menyiapkan konsep persiapan digelarnya rapat paripurna untuk memberhentikan jabatan wabup. Dan perihal konsep pemberhentian dan penerimaan usulan pengganti wabup sudah disiapkan.

"Sementara ini staf pendamping Bamus DPRD belum menjadwal pemberhentian wabup, yang tahu persisnya itu adalah staf pendamping Bamus yang saat ini kena Covid-19," tutupnya. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved