Breaking News:

Perjuangan Syekh Ali Jaber Dakwah dari Madinah hingga Jadi WNI, Ditusuk Saat Ceramah, Dicatat MURI

Inilah perjuangan Syekh Ali Jaber berdakwah dari Madinah hingga menjadi warga negara Indonesia  (WNI) dan meninggal dunia hari ini, Kamis (14/1/2021).

Kolase Instagram/syekh.alijaber
Ilustrasi - Kondisi Syekh Ali Jaber sebelum kritis. Syekh Ali Jaber meninggal dunia, Kamis (14/1/2021). Berikut ini perjuangan dakwahnya. 

Semuanya ditamatkan di Madinah.

Dilansir dari artikel “Mengenal Syekh Ali Jaber Lebih Dekat” sebagaimana diunggah syekhalijaber.com, sejak usia 13 tahun dia sudah menjadi imam di sejumlah masjid Madinah.

Anak pertama dari 12 bersaudara itu telah menjadi penghafal Alquran sejak muda.

Ayahnya dikenal sangat keras dalam mendidik agama anak-anaknya.

Ayahnya ingin agar perjuangannya menyiarkan Islam diteruskan oleh Syekh Ali Jaber sebagai anak pertama.

Di antara guru-guru agamanya adalah Ketua Majelis Tahfidz Masjid Nabawi Syekh Muhammad Ramadhan, Ketua Pengurus Makam Rasulullah Syekh Said Adam, dan Ulama Pakar Alquran di Madinah, Syekh Abdurrahman Kholil.

2. Berdakwah di Indonesia hingga jadi WNI

Sejak pertama kedatangannya di Indonesia pada 2008, dakwahnya mendapat respons yang baik dari masyarakat.

Saking giatnya berdakwah dari kota hingga desa, pada 2011 dia akhirnya mendapat penghargaan kehormatan dengan menjadi warga negara Indonesia (WNI).

Ia juga menikah dengan Umi Nadia, perempuan asli Lombok yang lama tinggal di Madinah.

Halaman
1234
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved