Breaking News:

Bawaslu Waspadai Permasalahan DPT di Sidang MK atas Gugatan Pilkada di Jatim

Bawaslu RI meminta Bawaslu di daerah untuk mewaspadai potensi permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat Bawaslu Jatim, Nur Elya Anggraini. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI meminta Bawaslu di daerah untuk mewaspadai potensi permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Hal ini biasanya muncul dalam perkataan Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) di Mahkamah Konstitusi.

Hal tersebut disampaikan Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar.

"Masalah DPT ini selalu muncul saat sidang PHP di MK. Termasuk di Jawa Timur. Ada tiga permohonan PHP dari Jatim,” terang Fritz dikutip dari laman resmi Bawaslu Jatim, Kamis (14/1/2021).

Karena data yang terus bergerak, menurut Fritz, masalah DPT selalu tidak ada habisnya.
"Kami melakukan pengawasan terhadap DPT ini, tapi permasalahan tidak ada habisnya,” jelasnya

Untuk itu, menghadapi sidang PHP di MK, ia berharap pengawas pemilu dapat menghadirkan data secara lebih lengkap.

"Dalam menulis keterangan tertulis di MK, saya harap kawan-kawan mencantumkan temuan dan hasil pengawasan,” terangnya.

Fritz juga menyampaikan terima kasih kepada pengawas pemilu di Jatim yang telah bekerja keras dalam pengawasan DPT.

"Terima kasih untuk pengawas pemilu di Jatim yang telah mengawasi tahapan pemutakhiran data pemilih dengan baik,” pungkasnya

Di sisi lain, Bawaslu Jatim ikut memantau persiapan Bawaslu daerah dalam menghadapi sidang di Mahkamah Konstitusi.

Dalam Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) ke Mahkamah Konstitusi (MK), posisi Bawaslu sebagai pemberi keterangan.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved