Breaking News:

Berita Surabaya

Warkop Sepi, Pria di Surabaya Nyambi Jualan Sabu, Layani Pesanan via Telepon

Berdalih bisnis warung kopi yang digelutinya sepi, membuat Irawan (43) ini banting setir jualan sabu.

surya.co.id/firman rachmanudin
Irawan saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Berdalih bisnis warung kopi yang digelutinya sepi, membuat Irawan (43) ini banting setir jualan sabu.

Untuk mengelabui petugas, ia tetap menjalankan bisnis warkopnya sambil meladeni pembeli sabu langganannya.

Akibat perbuatannya itu, Irawan terendus tim khusus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Saat ditangkap, pria asal Pakis Gunung ini tengah jaga warkop miliknya di sepuratan Rungkut Surabaya.

Polisi yang sebelumnya mendapat informasi dan lakukan penyelidikan, menggeledah setiap jengkal isi warkop dan pakaian tersangka.

Hasilnya, lima poket sabu dengan berat total 4,15 gram berhasil ditemukan polisi.

"Sabu itu disimpan dalam tas miliknya yang dibalut sebuat tisue," kata Katimsus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Iptu Yudhy Saeful Mamma, Rabu (13/1/2021).

Selain sabu,polisi juga menemukan sebuah timbangan elektrik di dalam warung kopi tersangka.

Timbangan itu digunakan untuk menakar jumlah berat sabu sesuai dengan pesanan pelanggannya.

"Biasanya pesan via telepon. Disiapkan baru COD. Jualnya di kalangan mereka sendiri. Ini masih kami kembangkan ke atasnya," tambah Yudhy.

Keterangan Irawan, ia nekat menjual sabu guna memenuhi kebutuhan hidupnya.

"Penghasilan warung kopi kurang banyak. Jadi tersangka beli sabu dalam jumlah lima gram lalu dipecah beberapa poket. Per poket bisa untung 50 sampai 300 ribuan," tandasnya.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved