Breaking News:

Berita Bangkalan

Meski Bupati Tidak Tertular, 'Titik Merah' Covid-19 di Bangkalan Masih Menuntut Kewaspadaan

Mohni mengatakan, swab test itu juga bertujuan mengetahui tingkat sebaran Covid-19.

surya/ahmad faisol
Swab test kepada 18 camat, para Dirut BUMN, dan 29 kepala pasar digelar di Pendapa Wakil Bupati Bangkalan, Rabu (13/1/2021). 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN - Hasil swab test terhadap para pejabat tinggi di Forkopimda Bangkalan pada Kamis (7/1/2021) lalu memang menunjukkan hasil negatif. Artinya dari semua unsur Forkopimda, termasuk Bupati Bangkalan, dipastikan tidak tertular Covid-19 sampai sejauh ini.

Kendati begitu, kewaspadaan atas penularan Covid-19 di Bangkalan tetap harus dilakukan. Karena sampai saat ini Kecamatan Burneh, salah satu wilayah terdekat di Kecamatan Kota, masih berstatus zona merah atau beresiko tinggi penyebaran wabah Covid-19.

Dari update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan, Senin (11/1/2021), Kecamatan Burneh masih menjadi titik merah di Bangkalan. Sedangkan angka positif terkonfirmasi sejumlah 1.156 orang atau bertambah 8 orang dari sehari sebelumnya.

Karena potensi sebaran Covid-19 masih tinggi, maka para pejabat eselon II pun dilakukan, setelah hasil swab para pejabat Forkopimda diketahui. Selain itu, swab test juga dilakukan pada para camat, Dirut BUMN, dan para kepala pasar.

"Hasil swab test terhadap para pejabat eselon II sudah diketahui namun baru akan disampaikan bersamaan hasil swab para camat, Dirut BUMN, dan para kepala pasar," kata Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) sekaligus Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Bangkalan, Agus Zain, Rabu (13/1/2021).

"Besok kadinkes (Kepala Dinas Kesehatan) melapor dulu ke Bapak Bupati. Sehingga semua hasil swab test akan disampaikan secara utuh," tambahnya.

Swab test pada 18 camat, para Dirut BUMN, dan 29 kepala pasar dilakukan di Pendapa Wakil Bupati Bangkalan. Wakil Bupati Bangkalan, Mohni mengatakan, swab test itu juga bertujuan mengetahui tingkat sebaran Covid-19. "Selain itu, yang paling penting adalah menghambat angka sebaran Covid-19," katanya.

Mohni juga menyarankan para pejabat yang nantinya dinyatakan positif terkonfirmasi, agar tidak melakukan aktifitas rutin kedinasan. "Isolasi mandiri di rumah atau di tempat khusus," pungkasnya.

Sementara Agus juga membenarkan hasil negatif atas swab terhadap Bupati Bangkalan, RK Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif). Hasil serupa juga ditemukan pada Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto; Dandim 0829 Bangkalan, Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo; Ketua DPRD Bangkalan, Muhammad Fahad, dan Kepala Kejaksaan Negeri Bangkalan, Emanuel Ahmad.

"Hasil swab test semua unsur Forkopimda sudah keluar, dan semua negatif," ungkap Agus kepada SURYA.

Swab test dilakukan untuk para petinggi Bangkalan setelah Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dinyatakan positif terkomfirmasi Covid-19, Sabtu (2/1/2021).

Dua hari sebelumnya atau menjelang pergantian tahun, Kamis (31/12/2020) malam, Forkopimda Bangkalan mendampingi Khofifah meninjau Pos Pelayanan Tahun Baru di Tolgate Jembatan Suramadu sisi Madura. ****

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved