Breaking News:

Berita Sidoarjo

Jatah Vaksin Covid-19 Sidoarjo Baru Separuh yang Terdistribusi, Dikawal Super Ketat

Dari total sekitar 11.000 orang tenaga kesehatan, pada tahap pertama ini belum semua bisa divaksin. Karena jatah vaksin Sidoarjo baru 8.720 dosis.

SURYA.CO.ID/M Taufik
Kedatangan vaksin Covid-19 dari Pemprov Jatim ke Dinas Kesehatan Sidoarjo, Rabu (13/1/2021). Semua proses terlihat dengan penjagaan super ketat dari personil kepolisian. 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Dari total jatah vaksin Covid-19 sebanyak 8.720 dosis untuk Sidoarjo, baru sekitar separuh yang terdistribusi. Sebanyak 4.000 dosis vaksin Covid-19 dari Pemprov Jatim tiba di Sidoarjo pada Rabu (13/1/2021).

Vaksin tersebut diangkut menggunakan mobil boks dengan pengawalan super ketat. Bukan hanya mobil patwal, tapi juga dikawal menggunakan mobil baracuda.

Termasuk ketika tiba di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo, tampak sejumlah personel polisi, termasuk brimob, melakukan pengamanan di lokasi.

“Vaksin didistribusi dari Dinkes Jatim, lewat jalan tol dan langsung menuju Dinkes Sidoarjo. Semua jalur sudah disterilkan dalam proses pendistribusian ini dan semua proses dalam pengamanan super ketat,” kata Kapolsek Sidoarjo Kota, Kompol Anggono Jaya.

Setelah disimpan di kantor Dinkes Sidoarjo, jatah vaksin untuk Sidoarjo itu juga dijaga ketat oleh petugas. Polisi terus berjaga dan melakukan pengamanan terhadap vaksin yang tersimpan di Dinkes Sidoarjo tersebut.

Ada sebanyak tiga boks vaksin yang sudah disimpan di sana. Jumlahnya 4.000 dosis. Rencananya, vaksin ini mulai disuntikkan pada Jumat (15/1/2021) besok, di RSUD Sidoarjo.

Tahap pertama vaksinasi bakal difokuskan untuk tenaga kesehatan. Selain itu, ada 10 pejabat utama di Sidoarjo yang bakal ikut dalam vaksinasi gelombang pertama ini. Termasuk Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Pj Bupati Sidoarjo, Kapolres dan sejumlah tokoh lain.

“Termasuk saya dan beberapa tokoh yang bersedia. Seperti perwakilan dari NU, Muhammadiyah dan sebagainya,” ungkap Kepala Dinkes Sidoarjo, dr Syaf Satriawarman.

Dari total sekitar 11.000 orang tenaga kesehatan, pada tahap pertama ini belum semua bisa divaksin. Karena jatah vaksin untuk Sidoarjo baru 8.720 dosis.

Sekarang sudah terdistribusi 4.000 dosis, sisanya akan didistribusikan setelah vaksinasi untuk 4.000 dosis itu selesai dilakukan.

“Tenaga kesehatan yang belum vaksinasi akan ikut gelombang kedua. Bersama dengan pejabat publik lain, petugas kepolisian, serta pihak-pihak yang menjadi garda terdepan penanganan covid-19,” lanjut dokter Syaf.

Terkait pengamanan penyimpanan vaksin dan semua proses vaksinasi, Syaf menyebut, pihaknya sudah berkordinasi dengan Polresta Sidoarjo. Semua sistem dan strategi pengamanannya sudah siap dan langsung dijalankan begitu vaksin tiba.

Penulis: M Taufik
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved