Breaking News:

Berita Tuban

Bermodal Ketekunan, Darmaun Sukses Budidaya Jamur Tiram hingga Mampu Pekerjakan Masyarakat Sekitar

Darmaun pembudidaya jamur saat di lokasi Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban.

surya.co.id/m sudarsono
Darmaun pembudidaya jamur saat di lokasi Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, Tuban, Rabu (13//2021). 

SURYA.co.id | TUBAN - Kesuksesan tidak semudah membalik telapak tangan, itulah kata yang tepat untuk Darmaun.

Kesuksesannya sebagai pembudidaya jamur tiram tak diragukan lagi. Meski jatuh bangun dialaminya selama 10 tahun terakhir, sejak usahanya dimulai 2011.

Berkat ketekunannya, pria asal Tlogowaru, Kecamatan Merakurak itu kini meraih kesuksesan.

Ia bercerita awal mula merintis usahanya, peluang budidaya jamur dan permintaan pasar yang tinggi membuatnya mengajukan proposal ke PT. United Tractors Semen Gresik (UTSG).

Tanpa modal serupiah pun, ia mendapat 1.000 baglog kemudian dilanjutkan ikut pelatihan dengan ilmu yang terbatas.

Ayah dari dua anak ini terus mencari informasi di media sosial dan buku, untuk mengetahui komposisi baglog yang pas.

"Ada sekitar 4 kali gagal membuat baglog, pakai drum kecil waktu eksperimen pertama gagal. Lalu diberi buku dari teman dan berhasil membuat baglog meskipun belum sempurna," ujar Darmaun, Rabu (13/1/2021).

Mantan Ketua Karang Taruna Desa setempat itu menjelaskan, setelah mempelajari baglog, ia kemudian mengumpulkan serbuk kayu gergaji dari wilayah sekitar.

Ia baru tahu serbuk kayu keras seperti Jati, Mahoni, dan Mangga bisa dipakai sebagai bahan baglog.

Dibantu istri dan anaknya, ia memulai proses pembuatan baglog. Usahanya berkembang, kemudian merekrut 4 orang tetangganya sebagai karyawan, karena permintaan yang semakin tinggi.

Halaman
123
Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved