Breaking News:

Alasan Sebenarnya Polisi Tetapkan Habib Rizieq Tersangka Menyebarkan Berita Bohong

Berikut ini Alasan Sebenarnya Polisi Tetapkan Habib Rizieq Tersangka Menyebarkan Berita Bohong.

Kolase Youtube Front Tv/TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab saat menghadiri reuni 212 secara virtual yang ditayangkan di Youtube Front TV, Rabu (2/12/2020). Foto kanan : situasi Maulid Nabi dan Pernikahan Putri Habib Rizieq di Petamburan, Sabtu (14/11/2020). 

SURYA.CO.ID, JAKARTA - Berikut ini alasan sebenarnya polisi menetapkan Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka menyebarkan berita bohong.

Direkrotat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri telah menetapkan Habib Muhammad Rizieq Shihab sebagai tersangka karena mempersulit Satgas Covid-19 memperoleh data swab di RS Ummi. 

Ia dijerat pasal berlapis, salah satunya dugaan menyebarkan berita bohong yang diatur dalam Pasal 14 dan atau Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana tentang menyiarkan berita bohong dan menyebabkan keonaran dengan ancaman pidana 10 tahun penjara.

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian mengatakan, Rizieq dijerat tindak pidana menyebarkan berita bohong karena membantah positif Covid-19 ke publik saat dirawat di RS Ummi, Bogor, akhir November 2020 silam.

Padahal, saat itu ternyata Rizieq positif Corona.

”Diketahui bahwa (Rizieq) sudah positif itu tanggal 25, 25 November.

Tapi di 26 November itu mereka ngomong tidak ada masalah, sehat walafiat tidak ada sakit apa pun,” ujar Andi, Selasa (12/1).

Hal itu pula yang mendasari penyidik menjeratkan pasal terkait dugaan penyebaran berita bohong kepada 3 tersangka, yakni Rizieq, menantunya Hanif Alatas, dan Andi Taat selaku Direktur Utama RS Ummi.

Sebab, pernyataan Rizieq sehat dianggap sebuah kebohongan, mengingat Rizieq dinyatakan positif Covid-19.

"Khusus untuk Rizieq dia ngomong tidak ada masalah, sehat walafiat tidak ada sakit apa pun.

Halaman
123
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved