Breaking News:

Berita Blitar

Pertanyakan Nasib, Para Tenaga Outsourcing Geruduk Kantor DLH Kota Blitar

Para pejabat di DLH juga sedang rapat membahas soal tenaga outsourcing di Kantor Wali Kota dan di DPRD Kota Blitar.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/samsul hadi
Sejumlah tenaga outsourcing mendatangi Kantor DLH Kota Blitar untuk mempertanyakan kejelasan nasibnya, Senin (11/1/2021). 

Nama Aris tercantum di pengumuman hasil rekrutmen tenaga outsourcing.
Tetapi, anehnya, alamatnya tidak sesuai dengan tempat tinggal Aris.

"Saya sempat tanya ke kantor nama itu bukan saya. Lalu saya cek ke alamat di pengumuman ternyata juga tidak ada yang daftar. Kami merasa ada yang janggal dalam proses rekrutmen tenaga outsourcing di DLH," ujarnya.

Aris menduga ada peserta rekrutmen tenaga outsourcing di DLH Kota Blitar menggunakan alamat fiktif.

Maksud dia, ada beberapa warga di luar Kota Blitar menjadi peserta rekrutmen tenaga outsourcing di DLH Kota Blitar dengan menggunakan alamat di Kota Blitar.

"Setahu saya, dulu aturannya, warga luar kota tidak boleh menjadi tenaga outsourcing di Kota Blitar. Karena otonomi daerah, memprioritaskan warga Kota Blitar," katanya.

Tenaga outsourcing lainnya, Ani Rusminah mengatakan jumlah tenaga outsourcing di DLH Kota Blitar yang tidak diperpanjang kontrak kerjanya sebanyak 161 orang.

Sedang jumlah total tenaga outsourcing di DLH Kota Blitar pada 2020 sebanyak 290 orang.

Tapi, yang membuat Ani merasa janggal jumlah rekrutmen tanaga outsourcing di DLH Kota Blitar pada 2021 ini justru bertambah banyak menjadi 310 orang.

"Jumlah tenaga yang dikurangi ada 161 orang dari total 290 orang, tapi di pengumuman rekrutmen jumlah tenaga yang diterima justru bertambah menjadi 310 orang," katanya.

Ani tidak tahu apa penyebab sejumlah tenaga outsourcing di DLH Kota Blitar tidak diperpanjang pada 2021 ini.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved